Berita Wonosobo
3 Rumah Terdampak dan 2 Orang Tewas Akibat Longsor Tebing di Desa Temanggung Wonosobo
Longsor di Desa Temanggung Kecamatan Watumalang, Wonosobo merenggut korban jiwa.
Penulis: Imah Masitoh | Editor: khoirul muzaki
TRIBUNBANYUMAS.COM, WONOSOBO- Longsor di Desa Temanggung Kecamatan Watumalang, Wonosobo merenggut korban jiwa.
Kepala Kantor Basarnas Semarang Budiono menceritakan kronologi kejadian pada kamis sore hujan turun dengan derasnya di daerah Wonosobo.
Hujan tersebut berlangsung lima jam lebih hingga malam hari.
Warga desa Temanggung, Watumalang Wonosobo tiba-tiba dikejutkan dengan suara bergemuruh. Setelah dicari sumber suara, ternyata tebing di sekitar rumah warga desa tersebut telah longsor dan mengakibatkan 3 rumah yang berada di atasnya terdampak.
Selain itu juga ada warga yang melihat longsor tersebut menimpa sebuah motor yang sedang melintas di bawahnya.
Baca juga: Sah! Mantan Politisi PDIP Maruarar Sirait Gabung Gerindra
"saat kejadian ada warga yang melihat lampu sepeda motor tiba-tiba lenyap. Tak lama setelahnya ada warga desa Wonoroto yang melaporkan warga desanya belum kembali dan diduga terkena longsoran karena hp yang selalu aktif dihubungi tiba-tiba tidak aktif" ungkap Budiono.
Hari ini, tim gabungan berhasil menemukan korban kedua tanah longsor di Dusun Temanggung, Desa Kuripan, Kecamatan Watumalang, Minggu (7/4/2024).
"Korban kedua sudah di ketemukan jam 09.30 WIB, terima kasih," ucap Kalak BPBD Kabupaten Wonosobo Dudy Wardoyo melalui pesan Group WhatsApp siang ini.
Korban kedua yang ditemukan atas nama Kapir Parwoto (55) warga Jambon RT 03 RW 08, Kelurahan Wonoroto, Kecamatan Watumalang.
Hari sebelumnya, Sabtu (6/4/2024) tim gabungan berhasil menemukan korban pertama atas nama Davit Zaerul Zain (20) 800 meter dari lokasi kejadian yang tidak lain adalah anak korban Kapir Parwoto.
Dengan ditemukan dua korban tersebut, di hari ketiga ini operasi pencarian korban tanah longsor di Dusun Temanggung dinyatakan selesai hari ini.
Sebelumnya, dua warga Dusun Jambon RT 03 RW 08, Kelurahan Wonoroto, Kecamatan Watumalang diduga hilang tertimbun longsor.
Baca juga: H-3 Lebaran KAI Daop 5 Purwokerto Kedatangan 27.290 Penumpang, Paling Sedikit di Stasiun Gombong
Dua orang tersebut yang merupakan ayah dan anak, diduga tertimbun longsor saat melintasi jalan yang tertutup material longsoran.
Longsor terjadi pada tebing setinggi 30 meter dengan panjang 64 meter yang menutup akses Jalan Wonosobo - Watumalang, turut Dusun Temanggung, Desa Kuripan, Kecamatan Watumalang, Kamis (4/4/2024) pukul 22.00 WIB.
Kepala Pelaksana BPBD Wonosobo Dudy Wardoyo mengatakan, dugaan tersebut muncul setelah ada warga Kelurahan Wonoroto, Kecamatan Watumalang yang mendatangi lokasi longsor dan menyatakan kehilangan anggota keluarga.
"Data korban terduga hilang tertimbun longsor Kuripan watumalang atas nama Kapir Parwoto (55) dan Davit Zaerul Zain (20)," ungkapnya.
Dudy menjelaskan pada Kamis (4/4/2024) sekira pukul 19.09 WIB korban atas nama Kapir berangkat dari rumah hendak menjemput anaknya bernama Davit yang baru saja pulang dari Yogyakarta dengan mengendarai sepeda motor Honda CB150R berwarna merah.
Pada pukul 21.00 WIB keluarga masih dapat menelepon korban Davit dan mengungkapkan posisinya berada di Alun-alun Wonosobo.
Baca juga: Pulang Berboncengan, Ayah dan Anak Tewas Tertimbun Longsor di Jalan Desa Temanggung Wonosobo
"Korban Davit mau pulang ke Wonoroto. Setelah itu keluarga menelepon lagi sudah tidak terhubung sampai berulang-ulang," jelas Dudy.
Lantas pihak keluarga mencoba menghubungi semua saudara dan kenalan korban, namun tidak ada yang mengetahui keberadaan korban.
"Hingga saat ini belum ada kabar keberadaannya. Pihak keluarga juga sudah laporan ke Polsek setempat. Demikian info sementara," ucap Kalak BPBD saat dikonfirmasi tribunjateng.com, Jumat (5/4/2024). (ima)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.