Senin, 13 April 2026

Berita Semarang

Ada Luka Tembak, Polisi Berpangkat Kompol Ditemukan Tewas di Dalam Mobil di Semarang

Polisi berpangkat Kompol di Polda Jateng ditemukan tewas dengan luka tembak di dalam sebuah mobil, Kamis (4/4/2024).

Penulis: iwan Arifianto | Editor: rika irawati
Grafis Tribunwow/Kurnia Aji Setyawan
Ilustrasi jenazah. Polisi berinisial Kompol T ditemukan meninggal di dalam mobil di depan rumah dinas di Kompleks Akpol Semarang, Kamis (4/4/2024). Perwira menengah yang sehari-hari bekerja di Ditresnarkoba Polda Jateng itu diduga mengakhiri hidup karena masalah keluarga. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Seorang polisi berpangkat komisaris polisi (Kompol) ditemukan tewas bersimbah darah di dalam mobi berwarna putih di kompleks Akademi Kepolisian (Akpol) Semarang, Kamis (4/4/2024).

Pria berinisial T itu diduga mengakhiri hidup karena persoalan keluarga.

Kabid Humas Polda Jateng Kombes Satake Bayu mengungkapkan, sehari-hari, Kompol T berdinas sebagai Kepala Unit (Kanit) di Direktorat Resesre Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Jateng.

Ayah tiga anak ini diduga mengakhiri hidup menggunakan pistol.

"Iya, bunuh diri pakai senjata api, diletuskan," kata Satake Bayu saat dihubungi, Kamis (4/4/2024).

Baca juga: Polda Jawa Tengah Larang Bagikan Konten Bunuh Diri, Bahaya Jika Ditiru

Informasi yang dihimpun, Kompol T ditemukan tewas di dalam mobil Honda Mobilio warna putih yang terparkir di depan rumah dinas di Kompleks Akpol, Kecamatan Gajahmungkur, Kota Semarang, Kamis sekira pukul 08.00 WIB.

Darah tampak mengucur dari pintu mobil sisi kiri.

Perwira menengah itu meninggalkan seorang istri dan tiga orang anak.

Keempatnya, masih trauma selepas kejadian tersebut.

"Diduga ada masalah keluarga," sambung Satake.

Baca juga: Cegah Penumpukan Mobil Listrik di Rest Area, Polda Jateng Minta Tambahan SPKLU di Tol Trans Jawa

Pihak keluarga sempat melarikan Kompol T ke RS Elizabeth Semarang namun nyawanya tak tertolong.

"Kejadian ini masih penyelidikan," paparnya.

Bantuan Layanan Konseling

Bunuh diri bisa terjadi di saat seseorang mengalami depresi dan tak ada orang yang membantu.

Jika Anda memiliki permasalahan dan mengalami depresi, jangan menyerah dan memutuskan mengakhiri hidup.

Sumber: Tribun Banyumas
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved