Pemilu 2024

Puluhan Ribu Warga Demak Korban Banjir Masih Menunggu Jadwal Pemilu Susulan

Puluhan ribu warga Demak korban banjir tidak bisa mencoblos atau menggunakan hak suara karena kondisi daerah yang masih tergenang air.

Agus Salim/TribunBanyumas.com
Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Tengah, Nana Sudjana memberikan keterangan kepada media seusai mencoblos di TPS 2 Kelurahan Gajahmungkur, Kota Semarang, Rabu (14/2/2024). Ia memastikan hak suara 27.669 warga Demak tersebut terjamin dengan mengikuti pemilu susulan. Puluhan warga Demak korban banjir masih menunggu jadwal pemilihan umum/ pemilu susulan. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Sebanyak 27.669 warga Demak korban banjir masih menunggu jadwal pemilihan umum/ pemilu susulan.

Seperti diketahui, puluhan ribu warga korban banjir tidak bisa menyalurkan suara karena kondisi banjir parah yang melanda wilayah mereka.

Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Tengah, Nana Sudjana memastikan hak suara 27.669 warga Demak tersebut terjamin dengan mengikuti pemilu susulan.

Baca juga: Lambang PKI Diselipkan di Surat Suara di TPS Semarang, Ini Penjelasan KPU

Suasana pengungsian banjir Demak di Balai Desa Jati Wetan, Kudus, Rabu (14/2/2024). Para pengungsi menyambut baik penundaan Pemilu 2024 di wilayah mereka akibat banjir.
Suasana pengungsian banjir Demak di Balai Desa Jati Wetan, Kudus, Rabu (14/2/2024). Para pengungsi menyambut baik penundaan Pemilu 2024 di wilayah mereka akibat banjir. (TRIBUNBANYUMAS/REZANDA AKBAR)

Namun, ia belum bisa memastikan titik lokasi yang bakal digunakan untuk tempat pemungutan suara (TPS) di sana.

"Memang waktu yang diberikan hari H+10.

Tapi untuk lokasi masih dibicarakan dengan KPU kira-kira di mana nantinya," kata Nana seusai mencoblos di TPS 2 Kelurahan Gajahmungkur Semarang, Rabu (14/2/2024).

Nana menilai, pemilihan TPS susulan masih menunggu perbaikan tanggul sungai yang jebol.

"Ini kalau ada hasil membendung tanggul yang jebol, ya semoga masyarakat bisa kembali ke kampungnya nanti baru dibicarakan lebih lanjut," imbuhnya.

Baca juga: Usung Tema Valentine, TPS 13 Dompo Karanganyar Beri Hadiah Cokelat ke Warga Pencoblos Pemilu 2024

Sebuah truk terjebak banjir di Jalan Pantura Demak-Kudus di Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Demak, Kamis (8/2/2024). Banjir di Demak terus meluas setelah tanggul Sungai Wulan yang melintas di wilayah tersebut jebol di sembilan titik.
Sebuah truk terjebak banjir di Jalan Pantura Demak-Kudus di Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Demak, Kamis (8/2/2024). Banjir di Demak terus meluas setelah tanggul Sungai Wulan yang melintas di wilayah tersebut jebol di sembilan titik. (TRIBUNBANYUMAS/REZANDA AKBAR)

Menurut Nana, warga yang terdampak banjir tersebut harus tetap mengikuti pemilu sebagai langkah menjaga marwah demokrasi. 

Hanya saja, pelaksanaan dilakukan terpisah sambil mencari tempat yang aman.

"Hasil koordinasi KPU sudah dilaporkan KPU pusat diputuskan bahwa untuk 10 desa ada sekitar 114 TPS dengan jumlah pemilih 27.669 orang.

Mereka akan melakukan pemungutan suara susulan," jelasnya.

Kepada warga yang belum menggunakan hak pilihnya, Nana mengimbau untuk segera datang ke TPS. 

Menurutnya, selisih satu suara bisa menentukan masa depan bangsa.

"Syukur partisipasi masyarakat Jateng pada pemilu ini bisa di atas 95 persen.

Gunakan hak pilih, karena satu suara dapat berpengaruh bangsa untuk maju lima tahun ke depan," tegasnya. (*)

Baca juga: Nasib Para Sopir tak Bisa Nyoblos karena Terjebak Banjir di Jalan Pantura Demak

Sumber: Tribun Banyumas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved