Sabtu, 25 April 2026

Berita Tegal

Jumlah Rumah Rusak Akibat Puting Beliung di Tegal, 200 Lebih Bangunan Terdampak

Dua ratus lebih rumah rusak akibat bencana angin puting beliung yang terjadi di Suradadi, Kabupaten Tegal.

Desta Leila Kartika/TribunBanyumas.com
Relawan BPBD Kabupaten Tegal bersama warga sedang gotong royong membersihkan material bangunan yang berserakan akibat bencana angin puting beliung di Desa Kertasari, Kecamatan Suradadi, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Rabu (7/2/2024). 

Dedi menyebut, pada peristiwa angin puting beliung ini tidak ada korban jiwa. 

"Warga tidak ada yang mengungsi.

Karena kerusakan kebanyakan di bagian atap saja genting copot dan lain-lain.

Untuk total kerugian belum kami ketahui karena masih dalam proses pendataan.

Karena kerusakan juga ada yang ringan dan berat.

Ini baru pertama kali kejadian bencana angin puting beliung, ya semoga tidak ada lagi," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kabupaten Tegal Elliya Hidayah menambahkan, mayoritas kerusakan terjadi pada bagian atap. 

Selain rumah warga, untuk di Desa Kertasari ada tempat pendidikan (sekolah) dan tempat ibadah yang mengalami kerusakan.

Relawan BPBD Kabupaten Tegal bersama warga sedang gotong royong membersihkan material bangunan yang berserakan akibat bencana angin puting beliung di Desa Kertasari, Kecamatan Suradadi, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Rabu (7/2/2024).
Relawan BPBD Kabupaten Tegal bersama warga sedang gotong royong membersihkan material bangunan yang berserakan akibat bencana angin puting beliung di Desa Kertasari, Kecamatan Suradadi, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Rabu (7/2/2024). (Desta Leila Kartika/TribunBanyumas.com)

Adapun untuk total yang terdampak di Desa Kertasari, Kecamatan Suradadi yakni di RT 01, RT 02, RT 03, RT 04/RW 04. 

Kemudian di Desa Kertasari, Kecamatan Suradadi, yakni di RT 03/RW 02 dan RT 07/RW 02. 

"Sementara untuk di Desa Bojongsana, Kecamatan Suradadi, Kabupaten Tegal jumlah rumah yang mengalami kerusakan yakni 21 rumah di RT 13 dan RT 14 RW 05," imbuh Elliya.

Seorang warga Desa Kertasari yang terdampak, Usman, menceritakan, saat kejadian, Usman sedang berada di dalam rumah dan anak-anak nya ingin bermain hujan-hujanan tapi karena melihat angin sangat kencang, seketika langsung meminta untuk masuk ke dalam rumah.

Usman melihat bahwa angin kencang berputar disertai gerimis, kemudian mulai menerjang rumah tetangga yang berada di seberang dan masjid di dekat rumahnya. 

Atap masjid terbang, bahkan satu rumah warga bagian depannya ambruk akibat angin puting beliung

"Saya sempat melihat angin kencang dan berputar disertai gerimis.

Atap masjid dari seng terbang, kemudian tetangga depan rumah saya juga bagian depannya ambruk.

Kalau rumah saya paling yang terkena bagian gentingnya pada lepas," cerita Usman. (*)

Baca juga: Atlet Difabel Kabupaten Tegal Sambat, Tak Punya Tempat Latihan dan Berolahraga Terpusat

Sumber: Tribun Banyumas
Halaman 2/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved