Berita Tegal
Jumlah Rumah Rusak Akibat Puting Beliung di Tegal, 200 Lebih Bangunan Terdampak
Dua ratus lebih rumah rusak akibat bencana angin puting beliung yang terjadi di Suradadi, Kabupaten Tegal.
Penulis: Desta Leila Kartika | Editor: mamdukh adi priyanto
TRIBUNBANYUMAS.COM, TEGAL - Jumlah rumah rusak akibat diterjang angin puting beliung di Kecamatan Suradadi, Kabupaten Tegal, terus bertambah.
Hingga saat ini, jumlah rumah yang mengalami kerusakan mencapai 200 lebih unit.
Diberitakan sebelumnya, bencana angin puting beliung menerjang Desa Kertasari dan Desa Bojongsana, Kecamatan Suradadi, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, pada Selasa (6/2/2024) sore.
Baca juga: UPDATE Angin Puting Beliung Tegal, Hampir 100 Rumah Rusak di Suradadi
Bahkan jumlah bangunan yang terdampak mulai rumah warga, sekolah, masjid, dan lain-lain mencapai ratusan.
Pantauan Tribunbanyumas.com di lokasi, masih banyak material bangunan seperti genteng, kayu, asbes, seng, dan lain-lain yang berserakan.
Selain itu, banyak juga pohon yang tumbang ataupun ranting yang berserakan akibat terjangan angin puting beliung.
Beberapa warga sedang gotong royong membantu membersihkan ataupun memindahkan material bangunan di rumah dan masjid yang terdampak dengan alat seadanya.
Baca juga: BREAKING NEWS: Puting Beliung Rusak Rumah Warga di Desa Kertasari Suradadi Tegal
Kepala Desa Kertasari, Dedi M, saat ditemui Tribunbanyumas.com di Balai Desa setempat, Rabu (7/2/2024) menyatakan
peristiwa angin puting beliung terjadi pada Selasa (6/2/2024) sekitar pukul 15.40 WIB atau sehabis ashar.
"Sesuai data terbaru yang saya peroleh, bangunan yang terdampak berjumlah 215 rumah.
Dari jumlah tersebut terdiri dari rumah warga, sekolah Madrasah, dan satu masjid.
Kebanyakan kerusakan yang dialami bagian atap rumah," jelas Dedi M kepada Tribunbanyumas.com.
Adapun dari 215 bangunan yang terdampak angin puting beliung di Desa Kertasari, menurut Dedi yang masuk kategori rusak berat kurang lebih sekitar 11 rumah.
Penanganan sudah dilakukan swadaya dari masyarakat, dan dari sisi pemerintah desa juga sudah melakukan pendataan mana saja yang sekiranya terdampak dan membutuhkan bantuan.
Baca juga: Kisah Anak Pidanakan Ayah Kandungnya di Tegal, Hal tak Terduga Terjadi di Persidangan
Sementara bantuan juga sudah datang dari BPBD dan PMI Kabupaten Tegal sejak Selasa (6/2/2024) malam.
Tak Ada yang Mengungsi
Dedi menyebut, pada peristiwa angin puting beliung ini tidak ada korban jiwa.
"Warga tidak ada yang mengungsi.
Karena kerusakan kebanyakan di bagian atap saja genting copot dan lain-lain.
Untuk total kerugian belum kami ketahui karena masih dalam proses pendataan.
Karena kerusakan juga ada yang ringan dan berat.
Ini baru pertama kali kejadian bencana angin puting beliung, ya semoga tidak ada lagi," ujarnya.
Sementara itu, Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kabupaten Tegal Elliya Hidayah menambahkan, mayoritas kerusakan terjadi pada bagian atap.
Selain rumah warga, untuk di Desa Kertasari ada tempat pendidikan (sekolah) dan tempat ibadah yang mengalami kerusakan.
Adapun untuk total yang terdampak di Desa Kertasari, Kecamatan Suradadi yakni di RT 01, RT 02, RT 03, RT 04/RW 04.
Kemudian di Desa Kertasari, Kecamatan Suradadi, yakni di RT 03/RW 02 dan RT 07/RW 02.
"Sementara untuk di Desa Bojongsana, Kecamatan Suradadi, Kabupaten Tegal jumlah rumah yang mengalami kerusakan yakni 21 rumah di RT 13 dan RT 14 RW 05," imbuh Elliya.
Seorang warga Desa Kertasari yang terdampak, Usman, menceritakan, saat kejadian, Usman sedang berada di dalam rumah dan anak-anak nya ingin bermain hujan-hujanan tapi karena melihat angin sangat kencang, seketika langsung meminta untuk masuk ke dalam rumah.
Usman melihat bahwa angin kencang berputar disertai gerimis, kemudian mulai menerjang rumah tetangga yang berada di seberang dan masjid di dekat rumahnya.
Atap masjid terbang, bahkan satu rumah warga bagian depannya ambruk akibat angin puting beliung.
"Saya sempat melihat angin kencang dan berputar disertai gerimis.
Atap masjid dari seng terbang, kemudian tetangga depan rumah saya juga bagian depannya ambruk.
Kalau rumah saya paling yang terkena bagian gentingnya pada lepas," cerita Usman. (*)
Baca juga: Atlet Difabel Kabupaten Tegal Sambat, Tak Punya Tempat Latihan dan Berolahraga Terpusat
| Tabrak Pohon Usai Hantam 2 Motor: Bus Tegal-Purwokerto Terlibat Laka Beruntun, 1 Pengendara Tewas |
|
|---|
| Denny Caknan Bakal Meriahkan Konser Hari Jadi Pemkab Tegal, Catat Tanggal dan Lokasinya! |
|
|---|
| Mayat Bayi Ditemukan di Lemari Kamar Kos di Dukuhwaru Tegal, Tetangga Curiga Lihat Lalat Hijau |
|
|---|
| Isak Tangis Sambut Kedatangan Jenazah Tahrul, Korban Kecelakaan Maut Bus ALS asal Tegal |
|
|---|
| Kisah Diva Darling, Pipa Rokok 'Gading' Buatan Tegal yang Tembus Pasar Amerika dan Jepang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/relawan-membersihkan-material-akibat-kerusakan-bencana-angin-puting-beliung-di-suradadi-tegal.jpg)