Berita Boyolali
Anak Ketua DPRD Boyolali Diduga Ikut Dianiaya Prajurit TNI di Boyolali, LPSK Minta Proses Transparan
Anak Ketua DPRD Boyolali ikut menjadi korban dugaan penganiayaan oknum prajurit TNI di Boyolali.
TRIBUNBANYUMAS.COM, JAKARTA - Anak Ketua DPRD Boyolali ikut menjadi korban dugaan penganiayaan oknum prajurit TNI di Boyolali.
Pemuda berinisial JIP itu diduga dianiaya saat mengambil gambar situasi di sekitar Markas Kompi B Yonif Raider 408/Sbh, Boyolali, Jawa Tengah.
Hal ini diungkapkan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) dalam jumpa pers, Rabu (10/1/2024).
"Korban berinisial JIP ini mahasiswa, ayahnya adalah pengurus partai di PDI-P Boyolali. Bapaknya itu adalah ketua DPRD Boyolali," kata Wakil Ketua LPSK Edwin Partogi.
Baca juga: KRONOLOGI Pendukung Ganjar Dikeroyok Prajurit TNI di Boyolali: Berawal dari Suara Knalpot Brong
Edwin mengungkapkan, dugaan penganiayaan JIP berawal saat JIP ditelepon ayahnya untuk memantau situasi di sekitar Markas Kompi B Yonif Raider 408/Sbh.
"Jadi, JIP ini, dia parkir mobil di ruko seberang Pos 1. Kemudian, dia ambil gambar situasi di situ," jelas Edwin.
"Ketika dia ambil gambar di situ, tentara langsung menghampirinya dan melakukan penganiayaan ke JIP. Kemudian, oknum terduga pelaku membawanya masuk ke dalam markas," lanjut dia.
JIP mengalami luka pada hidung dan memar di wajah setelah diduga dianiaya oknum TNI.
Selain JIP, ada enam korban lain, yaitu DIF, YW, PAR, SA, ADI, dan LUF.
Dalam kasus ini, enam oknum TNI sudah ditetapkan sebagai tersangka, yaitu Prada Y, Prada P, Prada A, Prada J, Prada F dan Prada M.
Keenam tersangka tersebut ditetapkan berdasarkan laporan salah satu korban berinisial ADI.
"Keterangan yang kami terima bahwa enam tersangka yang ditahan itu baru terkait korban ADI, belum terkait korban lain," kata Edwin.
Baca juga: Respons Ganjar usai Anggota TNI Boyolali Ditetapkan Tersangka, Pasca-Penganiayaan Relawan
LPSK berharap, kasus penganiayaan yang dilakukan oknum TNI ini bisa diproses secara transparan dan berkeadilan.
"Penindakannya kami harapkan akuntabel, transparan, dan berkeadilan. Korban sudah jadi korban, jangan dicari kesalahannya, kasus ini problem-nya penganiayaan, bukan lainnya," jelas Edwin.
Sebagai informasi, kasus penganiayaan terhadap warga Boyolali terjadi di depan Markas Kompi B Yonif Raider 408/Sbh, Boyolali, pada 30 Desember 2023.
4 Anak di Boyolali Dianiaya Pensiunan PNS, Niat Belajar Agama Malah Dirantai dan Dipukul |
![]() |
---|
4 Anak Jadi Korban Kekerasan di Andong Boyolali: Dirantai, Hanya Diberi Makan Singkong |
![]() |
---|
ASN Dinkes Temanggung Ditemukan Tewas setelah Hilang di Gunung Merbabu, Payung Biru Jadi Petunjuk |
![]() |
---|
ASN Dinkes Temanggung Hilang di Gunung Merbabu. Belum Pulang sejak Muncak 18 April 2025 |
![]() |
---|
2 Pegawai Puskesmas Kemusu Boyolali Jadi Tersangka Korupsi, Diduga Tilap Uang Rp1,9 Miliar |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.