Senin, 27 April 2026

Berita Solo

Pasokan Biosolar 7 SPBU di Solo Disetop Sementara, Tak Nyalakan CCTV 24 Jam Per Hari

Tujuh SPBU di Kota Solo tak lagi dipasok BBM bersubsidi jenis Biosolar karena tak menyalakan CCTV 24 jam setiap hari.

Editor: rika irawati
SERAMBINEWS.COM/DEDI ISKANDAR
Ilustrasi. SPBU kehabisan stok Biosolar. Tujuh SPBU di Kota Solo disanksi tak dipasok Biosolar lantaran tak mengoperasikan kamera pengawas (CCTV) 24 jam setiap hari. 

Nampak tulisan 'Habis' dan 'Masih dalam pengiriman', terpampang di ujung dispenser Biosolar.

Terpisah, Korwil Pengawas SPBU Kota Solo Yuli Setiono mengatakan, ada tujuh SPBU di Kota Bengawan yang mendapat sanksi penghentian pasokan Biosolar.

Tujuh SPBU tersebut berada di Sumber, Jurug, Pucang Sawit, Semanggi, Pasar Kliwon, Sekarpace, dan Sekip.

"Rata-rata, masalahnya sama, karena CCTV. Ada yang berdasarkan pengecekan langsung di SPBU, ada yang langsung mendapat surat pemberitahuan (Pasokan Biosolar di setop)," urainya.

Yuli berharap, ada kebijaksanaan terkait penghentian pasokan ini karena hal itu dipastikan berpengaruh kepada pengguna Biosolar di Kota Bengawan.

Apalagi, Biosolar merupakan bahan bakar alternatif yang diklaim lebih ramah lingkungan.

"Jadi, harapan kami, jika teman-teman SPBU ada salah, ditegur dulu, jangan langsung diberi sanksi," harap Yuli. (Tribunsolo.com/Andreas Chris Febrianto)

Artikel ini telah tayang di TribunSolo.com dengan judul Kena Sanksi Gegara Tak Nyalakan CCTV 24 Jam, 7 SPBU di Solo Tak Bisa Jual Biosolar.

Baca juga: Aturan Sudah Diteken, Presiden Pastikan Gaji ASN dan Pensiunan 2024 Naik

Baca juga: Harga Emas Antam dan UBS di Pegadaian Hari Ini, Senin 8 Januari 2024: Belum Bergerak

Sumber: Tribun Solo
Halaman 2/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved