Berita Semarang

23 Ribu Kendaraan Masuk Semarang Via Tol, Kepadatan Terjadi di Jatingaleh

Polda Jawa Tengah merilis data kendaraan yang masuk ke Semarang melalui Gerbang Tol Kalikangkung.

TRIBUNBANYUMAS/IWAN ARIFIANTO
Kendaraan memadati gerbang tol Kalikangkung, Kota Semarang, Rabu (19/4/2023). Polda Jawa Tengah merilis data kendaraan yang masuk ke Semarang melalui Gerbang Tol Kalikangkung. Ada sekitar 23.690 kendaraan yang melintas di tol Trans Jawa tersebut. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Polda Jawa Tengah merilis data kendaraan yang masuk ke Semarang melalui Gerbang Tol Kalikangkung.

Ada sekitar 23.690 kendaraan yang melintas di tol Trans Jawa tersebut.

Sedangkan arus kendaraan keluar GT Kalikangkung berjumlah 39.753 kendaraan.

Baca juga: Polda Jateng Larang Penyalaan Petasan saat Perayaan Tahun Baru, Pesta Kembang Api Harus Berizin

Sementara di GT Banyumanik, arus kendaraan masuk sejumlah 43.931 kendaraan dan arus kendaraan keluar sejumlah 32.436 kendaraan.

"Situasi arus kendaraan yang melintas di Kalikangkung dan GT Banyumanik masih landai.

Hal ini didasarkan pada data arus kendaraan keluar masuk hingga pukul 06.00 WIB," kata Kabidhumas Polda Jateng, Kombes Pol Satake Bayu Setianto, Sabtu (23/12/2023).

Namun demikian, berdasarkan informasi yang dihimpun pada Sabtu siang, kepadatan terjadi di tol Jatingaleh, Semaran.

Baca juga: Strategi Polres Brebes Urai Kemacetan saat Nataru, Siapkan Tim Respons Cepat

Periksa Personel

Kapolda Jateng, Irjen Pol Ahmad Lutfi memeriksa kondisi personel dan fasilitas pendukung untuk mengetahui efektifitas posko mudik libur Natal dan Tahun Baru.

Kapolda juga mengamati sistem pemantauan, yang mencakup kamera CCTV dan informasi lalu lintas real-time, yang digunakan untuk mendeteksi dan merespons potensi ancaman atau insiden keamanan.

Baca juga: Keluarga Abu Bakar Baasyir Ajak Jaga Keamanan Natal dan Tahun Baru, Polda Jateng Apresiasi

Menurut Kapolda, kunci sukses pengamanan Nataru juga bergantung pada koordinasi antara personel Polri yang dengan stakeholder terkait yang juga bertugas dalam pengamanan Nataru.

"Antar lini harus ada koordinasi harus saling mendukung.

Termasuk dalam penanganan kemacetan, penanganan kecelakaan dan patroli area jalan tol," paparnya.

Kapolda juga meminta seluruh personel Polri yang bertugas di pos terpadu GT Kalikangkung untuk berperan aktif saat terjadi kemacetan atau kecelakaan lalu lintas sehingga masyarakat betul-betul merasakan kehadiran polisi di tengah-tengah mereka.

"Wajib proaktif di tengah lapangan.

Manfaatkan juga drone dan alat pendukung lain untuk mengurai kemacetan dan rekayasa lantas saat ada trouble spot," terangnya. (*)

Baca juga: Catat Tanggalnya! Diskon Tarif Tol Pejagan - Pemalang saat Nataru

Sumber: Tribun Banyumas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved