Minggu, 26 April 2026

Berita Wonosobo

Bupati Wonosobo Minta Duta Genre Ikut Edukasi dan Diseminasi Anemia

Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat menginginkan kader Generasi Berencana (Genre) sebagai role model bagi diri sendiri dan remaja di sekitarnya.

Penulis: Imah Masitoh | Editor: khoirul muzaki
Istimewa
Acara Temu Kader Genre dalam Rangka Edukasi dan Revitalisasi Tablet Tambah Darah Bagi Remaja di Kabupaten Wonosobo, Senin (18/12/2023). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, WONOSOBO - Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat menginginkan kader Generasi Berencana (Genre) sebagai role model bagi diri sendiri dan remaja di sekitarnya.


Kader Genre dapat mendiseminasikan pentingnya pemenuhan gizi, memahami dan mempraktikkan perilaku hidup sehat serta berakhlak untuk menguatkan ketahanan remaja dalam menghadapi dinamika kehidupan.  


Hal tersebut, disampaikan Bupati Wonosobo saat Temu Kader Genre dalam Rangka Edukasi dan Revitalisasi Tablet Tambah Darah Bagi Remaja di Kabupaten Wonosobo, Senin (18/12/2023).  


Menurutnya, melalui kegiatan ini memotivasi peserta untuk menyiapkan diri, menjadi generasi penerus bangsa yang sehat dan cerdas. 


Selain itu, juga mendorong untuk memiliki konsep membangun keluarga yang terencana, guna menyiapkan sumber daya manusia masa depan yang berkualitas dan berdaya saing. 


Ia menyambut positif kegiatan Temu Kader Genre ini, sebagai upaya menurunkan risiko terjadinya efek domino yang diakibatkan oleh anemia.


"Sehingga remaja Wonosobo dapat menjadi generasi yang sehat dan berprestasi, serta mengeliminasi faktor-faktor yang menyebabkan penurunan kualitas sumber daya manusia di masa depan,” ujarnya. 

Baca juga: Gempa 6,2 SR Guncang Gansu China: 118 Orang Tewas, 20 Hilang, dan Ratusan Warga Terluka


Lebih lanjut disampaikan, bahwa anemia atau kekurangan sel darah merah menjadi sebuah permasalahan tersendiri yang banyak dialami remaja.


Sebab jika tidak ditangani dapat berdampak jangka panjang yang berimplikasi terhadap kualitas sumber daya manusia di masa depan. 


Menurutnya, pentingnya peran kader genre sebagai agen perubahan dan informasi dalam komunitasnya. 


Mereka diberdayakan dengan pengetahuan dan keterampilan baru, sehingga dapat berperan aktif dalam menyebarkan informasi yang benar dalam memberikan dukungan pada teman-teman sebayanya. 


“Saya mengajak seluruh yang hadir di sini, serta seluruh elemen masyarakat Wonosobo, untuk saling bergandengan tangan dan berjalan beriringan, dalam menyiapkan generasi muda berkualitas di kabupaten kita tercinta, demi mewujudkan masa depan yang lebih baik dan sejahtera,” tutupnya.

Baca juga: Cerita Kehidupan Para Peminum di Kudus, Patungan Beli Miras Lalu Bacok-bacokan Usai Mabuk


Sementara itu, Kepala DPPKBPPPA Kabupaten Wonosobo, Dyah Retno Sulistiyowati menjelaskan, berdasarkan Perpres Nomor 72 Tahun 2021 mengamanatkan, untuk menjadikan remaja sebagai sasaran dalam percepatan penurunan stunting melalui peningkatan akses informasi dan edukasi serta pemberian tablet tambah darah. 


Ia menjelaskan, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran remaja tentang pentingnya hidup sehat, khususnya kritis dalam memilih makanan yang akan dikonsumsi. 


Selain itu meningkatkan pengetahuan remaja tentang informasi gizi dan pencegahan anemia, serta meningkatkan keterampilan remaja dalam melakukan fasilitasi dan advokasi terkait dengan isu gizi dan pencegahan anemia.

Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved