Berita Jepara

Pasar Ikan Karangaji Jepara Tergusur Normalisasi Sungai SWD II, Relokasi Permanen Butuh 4 Tahun

Pasar Ikan Karangaji di Kecamatan Kedung, Kabupten Jepara, tergusur proyek normalisasi Sungai Serang Welahan Drainase (SWD) II.

TRIBUNBANYUMAS/YUNAN SETIAWAN
Pengendara melintas di depan Pasar Ikan Karangaji Jepara, Jumat (1/12/2023). Pasar tersebut akan direlokasi karena tergusur proyek normalisasi Sungai SWD II Jepara. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, JEPARA - Pasar Ikan Karangaji di Kecamatan Kedung, Kabupten Jepara, tergusur proyek normalisasi Sungai Serang Welahan Drainase (SWD) II.

Terkait hal ini, Pemkab Jepara segera mencari lokasi baru sebagai tempat relokasi.

Asisten II Sekda Jepara Hery Yulianto mengatakan, bangunan pasar ikan itu memang masuk ruang Sungai SWD II.

Namun, pihaknya tidak bisa langsung melakukan relokasi secara permanen.

Baca juga: Tegas, KPU Jepara Larang Peserta Pemilu 2024 Pasang Alat Peraga Kampanye di Kawasan Lapangan Desa

Pemindahan pedagang ke lokasi baru harus menunggu perubahan status alih fungsi lahan.

Dia memperkirakan, proses itu butuh waktu tiga sampai empat tahun.

Karenanya, pedagang akan dipindahkan ke lokasi sementara.

"Untuk menampung sementara, kami menggunakan lahan yang ada di jeda antara lahan bengkok dengan sungai," kata Hery saat memimpin rapat di Command Centre, Jumat (1/12/2023).

Penyediaan tempat sementara ini, imbuh Hery, juga butuh waktu.

Pihaknya harus menyiapkan tempat berupa pengurukan dan pemerataan menggunakan tanah uruk hasil normalisasi sungai.

"Kami, pemda, berkeinginan pembangunan pasar ini secepatnya. Namun, ada beberapa tahap rencana yang harus kami dahulukan," kata dia.

Baca juga: Terima Lagi Aduan Dugaan Pungli di SD SMP di Jepara dan Pati, Ombudsman Jateng Heran Pemkab Diam

Nantinya, pembangunan pasar ikan sementara akan dibiayai dana belanja tak terduga (BTT).

Sedangkan untuk desain serta dokumen rencana anggaran biaya, saat ini sudah disiapkan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang.

"Nanti, dari dinas teknis bisa mengajukan dana BTT ke Pak Bupati. PUPR sudah menyiapkan desain dan RAB-nya, kurang lebih Rp170 juta," tuturnya.

Dari rancangan yang ada, fasilitas berjualan berukuran panjang 70 meter dan lebar 5 meter untuk menampung seluruh pedagang.

Hery menjelaskan, normalisasi Sungai SWD II merupakan proyek nasional.

Kawasan tersebut bakal dikembalikan fungsinya sebagai ruang sungai dalam upaya pengendalian banjir. (*)

Baca juga: Mali Ingin Bawa Gelar Juara Tiga Piala Dunia U-17 2023 ke Afrika, Argentina Siapkan Perlawanan

Baca juga: Geger, Bocah 4 Tahun di Pemalang Hilang Misterius saat Ditinggal Nenek Bersih-bersih Depan Rumah

Sumber: Tribun Banyumas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved