Perang Palestina Israel

Hari Kedua Gencatan Senjata di Gaza, Hamas Bebaskan 4 Warga Thailand yang Ikut Disandera dari Israel

Empat warga Thailand turut dibebaskan dalam pertukaran tawanan di masa gencatan senjata antara Hamas dan Israel.

Editor: rika irawati
AFP/AHMAD GHARABLI
Tahanan warga Palestina (mengenakan jumper abu-abu) bersorak setelah dibebaskan dari fasilitas militer Ofer Israel di Baytunia dekat kota Ramallah di Tepi Barat, Gaza, Jumat (24/11/2023). Setelah 48 hari baku tembak dan pemboman yang merenggut ribuan nyawa, Israel sepakat melakukan empat hari gencatan senjata terhitung sejak Jumat. Selama masa istirahat tersebut, masing-masing pihak melepaskan sandera dan mengizinkan bantuan kemanusiaan masuk ke wilayah konflik. 

TRIBUNBANYUMAS.COM - Empat warga Thailand turut dibebaskan dalam pertukaran tawanan di masa gencatan senjata antara Hamas dan Israel.

Empat warga Thailand ini diserahkan Hamas bersama 13 sandera warga Israel ke Palang Merah Internasional.

Dikutip dari Al Arabiya, para tahanan itu dilepaskan pada Sabtu (25/11/2023) malam waktu setempat, meski sempat tertunda selama beberapa jam.

Menurut laporan Al Jazeera, Perdana Menteri (PM) Thailand Srettha Thavisin mengonfirmasi, empat warga negara Thailand yang dibebaskan oleh Hamas dalam keadaan sehat.

"Semua orang sehat. Tidak ada yang membutuhkan perhatian medis segera," kata Srettha dalam sebuah postingan di X pada hari Sabtu.

"Semua orang berbicara dan berjalan dengan normal."

"Semua orang senang bisa dibebaskan," tulisnya.

Seorang warga negara Thailand yang terluka dalam serangan mendadak terhadap Israel oleh kelompok militan Palestina, Hamas, tiba setelah penerbangan evakuasi di Bandara Internasional Suvarnabhumi di Bangkok pada 12 Oktober 2023. Empat warga Thailand yang menjadi tahanan Hamas dilepaskan dan diserahkan ke Palang Merah Internasional, Sabtu (25/11/2023) waktu setempat.
Seorang warga negara Thailand yang terluka dalam serangan mendadak terhadap Israel oleh kelompok militan Palestina, Hamas, tiba setelah penerbangan evakuasi di Bandara Internasional Suvarnabhumi di Bangkok pada 12 Oktober 2023. Empat warga Thailand yang menjadi tahanan Hamas dilepaskan dan diserahkan ke Palang Merah Internasional, Sabtu (25/11/2023) waktu setempat. (AFP/LILLIAN SUWANRUMPHA)

Srettha menambahkan, kesehatan mental para tawanan baik dan mereka dipindahkan ke Rumah Sakit Pusat Medis Shamir.

Saat ini, masih ada 16 warga negera Thailand yang masih ditahan setelah Hamas mengizinkan 10 orang bebas pada hari Jumat (24/11/2023).

Setidaknya, ada 30.000 warga negara Thailand yang bekerja di Israel, sebagian besar bekerja di bidang pertanian.

Tahanan Tahun 2015 Turut Dibebaskan

Sementara, Hamas mengucapkan apresiasi atas upaya yang dipimpin Qatar dan Mesir dalam memastikan kelanjutan perjanjian gencatan senjata empat hari ini, yang dimulai sejak hari Jumat.

Selain Hamas, Israel juga melepaskan 39 tahanan warga Palestina dalam gencatan senjata itu.

Mengutip Al Jazeera, terlihat kerumunan warga Palestina menyambut keluarga mereka yang dibebaskan oleh Israel pada Sabtu malam.

Salah satu tahanan Palestina yang dibebaskan Israel adalah Israa Jaabis.

Baca juga: Tiga Relawan WNI di Gaza Berhasil Dievakuasi, MER-C: Mereka Sehat

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved