Perang Palestina Israel

Masih Ada 6 WNI di Gaza, Kemenlu Pastikan Kondisi Mereka Selamat dan Baik: 3 Orang Segera Dievakuasi

Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) mencatat ada enam warga negara Indonesia (WNI) yang masih di Gaza, Palestina.

Editor: rika irawati
AP Photo/Adel Hana
Warga Palestina memeriksa puing-puing Masjid Barat yang hancur setelah terkena serangan udara Israel di kamp pengungsi Shati di Kota Gaza, Senin (9/10/2023) pagi waktu setempat. Kemenlu RI mencatat ada enam WNI di Gaza, Palestina. Tiga di antaranya segera dievakuasi sementara tiga WNI lain memutuskan bertahan sebagai relawan di RS Indonesia di Gaza. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, JAKARTA - Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) mencatat ada enam warga negara Indonesia (WNI) yang masih di Gaza, Palestina.

Keenamnya dipastikan dalam kondisi selamat dan baik, bahkan tiga di antaranya segera dievakuasi.

"Saat ini, terdapat enam WNI yang masih berada di Gaza," kata Direktur Perlindungan WNI Kemenlu Judha Nugraha dikutip dari Kompas.com, Minggu (12/11/2023).

Judha menjelaskan, tiga dari enam WNI yang lain, memilih tetap tinggal di wilayah tersebut.

Ketiganya merupakan relawan yang bertugas di Rumah Sakit Indonesia di Gaza.

"Hingga saat ini, kondisi enam WNI tersebut dalam keadaan selamat," kata Judha.

Baca juga: Tentara Israel Hujani Rumah Sakit Indonesia di Gaza dengan Rudal, Begini Nasib Pasien dan Relawan

Lebih lanjut, Kemenlu memastikan, serangan Israel ke Gaza, Kamis (9/11/2023) malam, tidak mengenai RS Indonesia secara langsung.

Namun, serangan tersebut mengenai wilayah sekitar Rumah Sakit.

Akibat serangan Israel itu, aliran listrik di wilayah RS Indonesia padam.

Terlebih, bahan bakar juga sulit didapatkan di lokasi tersebut.

"Saat ini, RS kesulitan bahan bakar untuk menjalankan generator listrik," kata Judha.

Diberitakan, Presiden RI Joko Widodo mengatakan, rumah sakit Indonesia di wilayah Gaza Utara ikut terkena sasaran serangan Israel di Gaza.

Hal itu diungkapkan Jokowi dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Luar Bisa Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) di Riyadh, Arab Saudi, Sabtu (11/11/2023) waktu setempat.

"Di sisi lain, situasi kemanusiaan juga sangat memprihatinkan, rumah sakit Indonesia di Gaza Utara terus menjadi sasaran serangan Israel dan sudah kehabisan bahan bakar," kata Jokowi, dikutip dari Youtube Sekretariat Presiden, Minggu (12/11/2023).

Baca juga: Dampak Serangan Israel ke Sekitar RS, 2 Bayi Prematur Tewas dan 37 Bayi Lain Kritis di Inkubator

Untuk itu, Jokowi meminta semua pihak menghormati hukum humaniter internasional.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved