Berita Nasional

Polisi Masih Selidiki Karyawan PT KAI Terduga Teroris, Dalami Kemungkinan Adanya Jaringan

Polisi terus mengembangkan penyelidikan terkait penangkapan karyawan PT KAI berinisial DE yang ditangkap Densus 88 Antiteror.

Editor: rika irawati
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo memberikan keterangan kepada wartawan, Selasa (9/8/2022). Sigit mengatakan, Polri masih mengembangkan penyelidikan terkait penangkapan karyawan PT KAI berinisial DE yang ditangkap Densus 88 Antiteror. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, JAKARTA - Polisi terus mengembangkan penyelidikan terkait penangkapan karyawan PT KAI berinisial DE yang ditangkap Densus 88 Antiteror.

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengatakan, pengembangan penyelidikan difokuskan pada kemungkinan tergabungnya DE dengan jaringan tertentu.

"Saat ini sedang dilakukan pengembangan, apakah dia berdiri sendiri atau dia memiliki jaringan yang lain. Nanti, pada saatnya, akan diinformasikan," kata Sigit di Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak Jakarta, Rabu (16/8/2023).

Baca juga: 16 Senjata Api Diamankan Densus 88 dari Rumah Pegawai KAI Pendukung ISIS, Siap Serang Mako Brimob

DE ditangkap Densus 88 Antiteror Polri di Bekasi, Jawa Barat pada Senin (14/8/2023) siang.

Dari penggeledahan, Tim Burung Hantu menemukan 16 senjata api (senpi) pabrikan dan rakitan, beserta ratusan amunisi.

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan mengatakan, DE merupakan pendukung ISIS aktif yang kerap menyebarkan propaganda di media sosial.

"Salah satu pendukung ISIS yang aktif melakukan propaganda di media sosial dengan cara memberikan motivasi untuk berjihad dan menyerukan agar bersatu dalam tujuan berjihad melalui Facebook," kata Ramadhan, Senin (14/8/2023).

DE, kata dia, juga mengunggah postingan di Facebook yang berisikan pembaruan baiat dalam bentuk poster digital.

"DE Mengirimkan sebuah postingan Facebook berupa poster digital berisikan teks pembaruan baiat dalam bentuk bahasa Arab dan bahasa Indonesia kepada pemimpin Islamic State yaitu Abu Al Husain Al Husaini Al Quraysi," kata dia.

Baca juga: Geledah Rumah Penjahit Jas di Boyolali, Densus 88 Sita Panci Presto hingga Motor. Masih Cari Sepatu

Ramadhan mengatakan, DE juga merupakan seorang penggalang dana.

Namun, belum diketahui dana tersebut diberikan untuk siapa.

"Merupakan admin dan pembuat beberapa channel telegram arsip film dokumenter dan breaking news yang merupakan channel update teror global yang diterjemahkan dalam bahasa Indonesia," kata dia. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Kapolri Sebut Sedang Lakukan Pengembangan Jaringan Oknum Karyawan KAI Terduga Teroris di Bekasi.

Baca juga: Jelang Laga Lawan Malaysia di Piala AFF U-23, Shin Tae-yong Genjot Fisik dan Teknik Pemain

Baca juga: Bonus bagi Atlet Kudus Peraih Medali di Porprov Jateng 2023 Masih Gelap, Pemkab: Sedang Dikaji

Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved