Sabtu, 18 April 2026

Berita Nasional

Alasan Rocky Gerung Minta Maaf, Bukan karena Ucapannya Tak Pantas, tapi Timbulkan Perselisihan

Alasan Rocky Gerung meminta maaf karena ucapannya menimbulkan kegaduhan dan perselisihan di masyarakat. Bukan karena ucapannya tak pantas untuk Jokowi

|
Istimewa
Rocky Gerung - Alasan Rocky Gerung meminta maaf karena ucapannya menimbulkan kegaduhan dan perselisihan di masyarakat. 

"Bahasa yang saya pilih tajam, tapi tak diarahkan pada pribadi Presiden Jokowi. Melainkan, pada lembaga publik, itu kabinet bahkan yang ada di dalamnya ada Pak Moeldoko," ujar Rocky saat konferensi pers di Jalan Kusumaatmadja 76, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (4/8/2023).

Menurut Rocky, tanggapan Moeldoko sebagai pejabat publik tidak semestinya.

Dia menyebut bahasa yang digunakan Moeldoko seperti preman.

"Pak Moeldoko itu pejabat publik yang mestinya dengan (kepala) dingin mengatakan bahwa, 'Oke ada problem. Mari kita selesaikan secara argumen atau secara hukum'," ujar dia. 

Diketahui, Rocky Gerung berbicara ketika berorasi dalam acara persiapan aksi akbar 10 Agustus 2023.

Terdapat potongan video yang merekam Rocky diduga menghina Presiden Joko Widodo.

"Begitu Jokowi kehilangan kekuasaannya, dia jadi rakyat biasa, enggak ada yang peduli nanti. Tetapi, ambisi Jokowi adalah mempertahankan legasinya. Dia mesti pergi ke China buat nawarin IKN."

"Dia mesti mondar-mandir dari satu koalisi ke koalisi yang lain untuk mencari kejelasan nasibnya. Dia memikirkan nasibnya sendiri. Dia enggak mikirin nasib kita," kata Rocky.

"Itu b*** yang t**. Kalau dia b*** pintar, dia mau terima berdebat dengan Jumhur Hidayat. Tapi b****** itu sekaligus b*** yang pengecut. Ajaib b*** tapi pengecut," kata Rocky. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Rocky Gerung Minta Maaf Bikin Gaduh karena Ucapannya yang Dianggap Hina Jokowi

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved