Berita Jateng
Rusak Citra Pers, LSM dan Pengacara Buat Media untuk Memeras
Tak hanya terkait pendataan kasus aduan, Yadi juga memaparkan mengenai dominasi penyebab banyak adanya media perusak pers.
Penulis: budi susanto | Editor: khoirul muzaki
“Media tersebut digunakan untuk memeras dan memberitakan sesuai kepentingan mereka,” tegasnya.
Selain itu, Dewan Pers juga menemukan adanya oknum pejabat daerah membuat media.
Media tersebut digunakan placement pemerintah daerah yang kemudian dibiarkan tak terurus dan berkeliaran.
“Penggunaan atribut dan nama institusi negara untuk membuat media online juga kami temukan. Biasanya yang digunakan adalah atribut dan nama menyerupai TNI, Polri, kejaksaan hingga BIN yang digunakan oleh oknum tak bertanggung jawab. Hal itu merusak pers tanah air,” tambahnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/ilustrasi-pemerasan.jpg)