Brebes
Lulus 2021, Alumni MAN 1 Brebes Belum Terima Ijazah Gara-gara Tak Bayar Iuran Syukuran Kelulusan
Dua tahun setelah lulus 2021, Zulmi Aula Ashari belum juga menerima ijazah kelulusan dari MAN 1 Brebes.
TRIBUNBANYUMAS.COM, BREBES - Dua tahun setelah lulus 2021, Zulmi Aula Ashari belum juga menerima ijazah kelulusan dari MAN 1 Brebes.
Ayah Zulmi, Akhmad Basori, mengaku, sekolah menahan ijazah buah hati karena belum membayar iuran syukuran kelulusan.
Warga Desa Kaligangsa Kulon, Kecamatan Brebes, Kabupaten Brebes itu mengaku tak memiliki cukup uang untuk membayar iuran syukuran itu.
Total, dia harus membayar sekitar Rp1,6 juta.
Selain iuran syukuran, dia juga menunggak pembayaran SPP.
"Putri saya lulus tahun 2021. Sampai tahun 2023, (ijazah) belum bisa diambil karena memang saya belum mampu bayar iuran syukuran kelulusan," kata Basori, kepada wartawan di kediamannya di Kaligangsa Kulon, Kamis (20/7/2023).
Baca juga: Ribuan Sertifikat Tanah Hangus, Buntut Kebakaran Kantor ATR/BPN BrebesĀ
Basori menjelaskan, usai anaknya dinyatakan lulus, ia berniat mengambil ijazah untuk keperluan mendaftar di perguruan tinggi.
Pada Agustus 2021, Basori datang ke MAN 1 Brebes dan ditemui staf Tata Usaha (TU).
Saat itu, petugas TU menyodorkan rincian biaya yang harus dibayar agar ijazah bisa diserahkan.
Dalam rincian itu, total biaya yang harus dibayar Rp1.645.000.
Selain uang syukuran, juga tunggakan SPP 2 bulan.
"Saya masih simpan, total Rp 1.645.000. Rinciannya, Rp240 ribu pembayaran SPP dua bulan, Rp270 ribu untuk pembayaran uang kelas XII unggulan, dan Rp1 juta uang syukuran kelulusan," kata Basori.
Saat itu, kata Basori, pihak sekolah memang memberi nego untuk keringanan Rp500.000 sehingga dia hanya perlu membayar Rp1.145.000.
Basori sempat protes soal iuran kelulusan karena merasa tidak pernah diundang rapat sebagai wali murid.
Namun, petugas TU menyatakan sudah dibahas dengan perwakilan wali murid.
"Pihak TU, saat itu bilang, kalau tidak punya uang, ambilnya nanti saja kalau sudah ada uang," ujar Basori.
Baca juga: 93 Bacaleg DPRD Brebes Mundur, Tak Lengkapi Surat Sehat dan atau Tidak Sedang Terlibat Kasus Hukum
Basori saat itu tak memiliki cukup uang. Akhirnya, meminta izin untuk memfoto ijazah anaknya karena memang diperlukan untuk mendaftar kuliah.
Klarifikasi Sekolah
Terpisah, Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas MAN 1 Brebes, Diana Sosilowati menyebut, pihaknya tidak melakukan penahanan ijazah.
Menurut Diana, yang terjadi saat itu, kemungkinan kebijakan kepala sekolah yang lama.
Sedangkan kepala sekolah saat ini baru menjabat 1,5 tahun.
"Kepala sekolah yang sekarang, Ibu Nurhayati, justru ada kebijakan baru, yaitu mengantarkan ijazah secara door to door," kata Diana.
"Bahkan, ada orangtua siswa tidak mampu kami tetap mengedepankan pelayanan yang maksimal dan tidak ada penahanan. Karena ijazah itu dokumen negara," ujar Diana.
Baca juga: Ombudsman ke DPRD: Persoalan PPDB dan Ijazah Ditahan Sekolah Masih Jadi PR di Jateng
Diana mengaku, masih ada kebijakan soal uang syukuran kelulusan siswa.
Untuk tahun ini, besarannya Rp900.000 per siswa.
Uang tersebut digunakan untuk perbaikan dan pengadaan kelengkapan fasilitas sekolah.
Meski demikian, kata Diana, iuran syukuran sifatnya tidak wajib atau tidak ada paksaan.
Bagi orangtua siswa yang tergolong tidak mampu, boleh tidak membayar uang syukuran dan ijazah tetap diserahkan.
"Uang tasyakuran kelulusan masih ada tapi bagi orangtua siswa yang tidak mampu, tidak memaksa dan tidak ada penahanan ijazah," kata Diana. (*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ijazah Siswi Madrasah Negeri di Brebes Tertahan 2 Tahun, Belum Bisa Bayar Syukuran Kelulusan".
Baca juga: Pencuri Pakaian Dalam Teror Penghuni Kos di Nganguk Kudus, Beraksi setiap Malam Jumat
Baca juga: Masuk Bangkai Kapal Perang Era PD II di Perairan Cilacap, Kopaska TNI AL Temukan Gudang Amunisi
Pilu, Anak di Cilacap Dicabuli Ayah Kandung, Terbongkar setelah Warga Curiga Kehamilan Korban |
![]() |
---|
Warga Curiga, Kos Tempat Pembunuhan di Mintaragen Tegal Menjadi Tempat Prostitusi. Ini Alasannya |
![]() |
---|
Perempuan Tewas Penuh Luka di Tepi Jalan Mintaragen Tegal, Warga Sempat Dengar Gaduh Jelang Magrib |
![]() |
---|
Daftar Hari Libur Tanggal Merah September 2025, Ada Long Week End |
![]() |
---|
Kurir Sabu Asal Kalimanah Purbalingga Diamankan Polisi saat Antarkan Paket ke Desa Klapasawit |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.