Berita Kudus
Dugaan Pungli MTs Negeri di Kudus Mencuat, Begini Respon Bupati Hartopo
Bupati Kudus Hartopo merespon dugaan pungutan liar (pungli) yang terjadi di sebuah MTs Negeri di Kudus. Menurut Hartopo, tak ada penarikan apa pun.
Penulis: Rifqi Gozali | Editor: yayan isro roziki
“Kalau dari komite itu bukan pungutan tapi sumbangan. Tapi nominal tidak ditentukan. Semampunya."
"Cuma kadang orang (wali murid) tidak berani ngomong minta keringanan akhirnya kurang ikhlas,” kata Salma.
Kalau memang tidak berkenan atau merasa keberatan wali murid bisa mengungkapkannya di forum komite.
Sebab hal itu sifatnya sumbangan, tidak ada paksaan.
“Harusnya ada ruang komunikasi antara wali murid sama komite."
"Kalau madrasah saya pastikan tidak ada tarikan dari madrasah. Tapi kami di madrasah ada komite,” katanya.
Salma melanjutkan, komite menjadi wadah untuk pengembangan madrasah tetapi tidak boleh menekan wali murid.
Jika memang ada rencana sumbangan untuk madrasah bagi wali murid yang kurang mampu dan merasa keberatan harus ada ruang diskusi. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/bupati-kudus-hm-hartopo-saat-ditemui-wartawan-di-kudus-kamis-742022.jpg)