Berita Cilacap
Kesaksian Warga Soal Temuan Mayat Pemuda Penuh Luka di Cilacap, Dini Hari Dengar Tawuran
Warga Tritih Kulon, Cilacap Utara Sabtu (24/6) pagi dihebohkan dengan penemuan mayat pria tanpa identitas di kebun.
Penulis: Pingky Setiyo Anggraeni | Editor: khoirul muzaki
TRIBUNBANYUMAS.COM, CILACAP - Warga Tritih Kulon, Cilacap Utara Sabtu (24/6) pagi dihebohkan dengan penemuan mayat pria tanpa identitas.
Mayat tersebut ditemukan di areal perkebunan di jalan Tentara Pelajar atau tepatnya di seberang balai Kelurahan Tritih Kulon.
Saat ditemukan, mayat dalam kondisi tergeletak di tanah dengan jaket dan celana jeans yang masih menempel di tubuh.
Kasatreskrim Polresta Cilacap Kompol Guntar Arif Setyoko mengatakan, pihaknya masih terus melakukan pendalaman untuk mengungkap kasus penemuan mayat tersebut.
Seperti mengumpulkan keterangan dari para saksi di lapangan.
Baca juga: Pemuda Terbunuh di Tritih Kulon Cilacap, Polisi Tangkap 18 Orang dan Sita Senjata Tajam
"Masih dilakukan pulbaket di lapangan, profiling para pelaku," ungkap Guntar melalui pesan singkat, Sabtu (24/6).
Dikatakan Guntar, mayat pria itu diduga merupakan korban penganiayaan geng motor.
Hal itu diketahui dari adanya luka bekas senjata tajam di tubuh korban.
Adapun korban diketahui merupakan RA (25) pria asal Kelurahan Tegalreja, Cilacap Selatan.
"Masih dilaksanakan visum, ada bekas luka sajam," kata Guntar.
Sementara itu, berdasarkan informasi yang didapatkan Tribunbanyumas.com, bahwa keberadaan korban pertama kali diketahui oleh salah satu warga.
Baca juga: Prakiraan Cuaca Cilacap Hari Ini, Minggu 25 Juni 2023: Siang Berawan Tebal, Suhu 31 Derajat Celsius
Saat sedang melintas, warga tersebut melihat seperti ada mayat yang tergeletak dan setelah dicek ternyata benar adanya.
Kemudian warga melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian.
Warga sekitar menduga mayat pria yang sudah terbujur kaku itu adalah korban tawuran.
Pasalnya menurut warga, pada Sabtu (24/6) dini hari sekira pukul 01.30 WIB di daerah itu berlangsung tawuran.
"Sepertinya yang tawuran tadi malam itu, keluarganya belum ada yang kesini.
Soalnya tadi malem jam setengah 2 disini ramai banget, banyak banget motor," kata warga setempat.
Baca juga: Ironi Ibu Hamil 7 Bulan Dipaksa Pasangannya Jadi PSK di Semarang, Perut Ditendang
Pantauan Tribunbanyumas.com di lokasi, pada pagi hari sekira pukul 07.15 WIB nampak warga berdesakan mengerubungi TKP.
Tidak hanya dipadati warga sekitar, namun TKP juga dipadati para pengendara yang sengaja menepi.
Bahkan keramaian tersebut juga sempat membuat arus lalu lintas di jalan Tentara Pelajar tersendat.
Belakangan, polisi berhasil mengamankan 18 orang terkait kasus itu. Polisi juga menyita senjata tajam di rumah tersangka.
Namun meski telah menangkap terduga pelaku, polisi belum menjelaskan kronologi dalam duduk perkara tersebut.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.