Berita Jateng

Tak Lama Lagi, Jamaah Umrah Bisa Terbang Langsung ke Madinah Via Bandara Ahmad Yani Semarang

manajemen PT  AP I memaparkan berapa wacana diantaranya membuka penerbangan pemberangkatan jamaah umrah dan haji langsung ke Madinah.

TRIBUNBANYUMAS/Istimewa
Gubernur Ganjar dan tiga menteri turun dari pesawat jenis Hawker 900 XP dari Bandara Ahmad Yani Semarang untuk meninjau pembangunan Bandara Ngloram Blora. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG- Manajemen PT Angkasa Pura  (AP) I cabang bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang berkunjung ke redaksi Tribun Jateng Rabu (7/6/2023). 

Pada kunjungan itu pihak manajemen PT  AP I memaparkan berapa wacana diantaranya membuka penerbangan pemberangkatan jamaah umrah dan haji langsung ke Madinah.

General Manager Angkasa Pura I, Hardi Ariyanto menuturkan wacana itu pihaknya telah mengkomunikasikan dengan pemerintah daerah untuk mempersiapkan sarana dan prasarana. Namun pihak bandara sendiri juga memiliki wacana memperpanjang landasan pacu (runway).

"Landasan yang ada saat ini masih 2650 meter. Itu hanya bisa untuk pesawat narrowbody. Tetapi untuk pesawat wide body masih butuh panjang landasan 300 meter lagi," jelasnya.

Tidak hanya itu, pihak bandara juga akan meningkatkan pengerasan landasan. Hal ini bertujuan  agar pesawat berbadan lebar dapat mendarat di landasan Bandara Jenderal Ahmad Yani.

"Progres perpanjangan landasan akan dilakukan reklamasi pantai. Perpanjangan landasan tidak menjorok ke jalan tetapi ke pantai. Progres itu rencananya tahun depan," ujarnya.

Baca juga: Bandara Ahmad Yani Semarang Batalkan Penerbangan 19 Calon Penumpang, Bawa Hasil Tes Positif Covid

Dikatakannya, Kota Semarang satu-satunya bandara di ibukota provinsi yang tidak ada penerbangan internasional. Justru penerbangan internasional dialihkan ke Solo.

"Untuk Semarang ini kami memfasilitasi masyarakat pantura raya yang hendak menjalankan ibadah umrah. Ini harus diwadahi di Semarang. Kalau Solo untuk menampung sektor selatan," tuturnya.

Dikatakannya, selain peningkatan fasilitas bandara juga dibutuhkan kesepakatan dengan pemerintah daerah untuk menyediakan asrama haji di Kota Semarang.

"Kalau landasan sudah diperpanjang harus ada asrama haji," ujarnya.

Tidak hanya itu ia juga telah berkomunikasi biro perjalanan umrah dan haji membahas rencana pemberangkatan jamaah haji dari Semarang. Pihaknya merencanakan sebelum melakukan perpanjangan landasan akan memberangkatkan jamaah umrah dari Bandara Jenderal Ahmad Yani menuju Madinah.

Baca juga: Mengenal Bona dan Sela, Sepasang Gajah di Semarang Zoo yang Jago Melukis

"Umrah nanti akan kami berangkatkan pada bulan Agustus 2023 setelah haji. Nanti kami terbangkan langsung ke Madinah," tuturnya.

Hardi menambahkan rencananya bandara Jenderal Ahmad Yani juga akan melakukan penambahan penerbangan ke Bali. Saat ini baru ada satu penerbangan ke Bali.

"Kami menyediakan satu penerbangan ke Bali dan itu peminatnya sangat ramai sekali. Padahal harganya juga mahal. Melihat animo itu kami akan menambah penerbangan ke Bali,' tandasnya.

Kabar itu disambut hangat Pemimpin Redaksi Tribun Jateng Erwin Ardian. Berita bandara sangat banyak ditunggu pembaca Tribun Jateng.

"Contohnya saat covid 19 kemarin banyak pembaca yang menunggu kabar terbaru terkait aturan penerbangan. Tidak hanya itu pembaca juga terus mengikuti apakah ada penerbangan," ujarnya.

Ia menuturkan layanan bandara sangat menarik untuk pembaca. Tribun Jateng ingin memberikan informasi seluas-luasnya dengan koordinasi pihak bandara.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved