Berita Jateng
Rawat Adik dengan Gizi Buruk hingga Putus Sekolah, Rani Curi Perhatian Menko PMK
Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy memberikan atensi terhadap kasus anak putus sekolah di Brebes.
Penulis: Fajar Bahruddin Achmad | Editor: khoirul muzaki
TRIBUNBANYUMAS.COM, BREBES- Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy memberikan atensi terhadap kasus anak putus sekolah di Kabupaten Brebes.
Pelajar tersebut bernama Anisa Maharani (15), siswi SMPN 1 Wanasari, Kabupaten Brebes.
Rani sapaan akrabnya, merupakan kakak dari Cintya Rizki Azalia (3), balita yang dinyatakan mengalami gizi buruk dan stunting.
Menko PMK memberikan atensi melalui Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono.
Dedy Yon secara langsung mengantarkan pelajar tersebut untuk mendaftar di SMPN 17 Tegal.
Rani siswa putus sekolah tersebut, dalam beberapa tahun ini memang menyewa kontrakan di Kelurahan Kalinyamatkulon, Kecamatan Margadana, Kota Tegal.
Dia diminta mengundurkan diri atau keluar lantaran jarang berangkat sekolah karena merawat adiknya.
Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono mengatakan, ia secara langsung mendapat telepon dari Menko PMK Muhadjir Effendy.
Pesannya, agar segala urusan berkaitan Rani dan keluarganya dibantu secepatnya.
Termasuk agar dibantu untuk pindah data kependudukan, dari warga Kabupaten Brebes menjadi warga Kota Tegal.
"Pak Muhadjir Effendy barusan telepon saya minta agar diurus secepatnya, agar menjadi warga Kota Tegal dan sekolah di SMPN 17 Tegal.
Karena gak boleh putus sekolah," katanya.
Dedy Yon mengatakan, pihaknya pun akan membantu pengurusan data kependudukan Rani dan keluarganya.
Sehingga bisa tersentuh bantuan dari Dinas Sosial Kota Tegal.
"Kami bantu urus secepatnya agar bisa terdata di data DTKS Dinsos Kota Tegal. Kami juga tawarkan untuk tinggal di Rusunawa Kota Tegal," ungkapnya.
Orangtua, Isfandi (49) mengatakan, ia dan keluarganya sangat berterimakasih atas perhatian Menko PMK Muhadjir Effendy dan Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono.
Ia sangat terharu bisa mendapatkan perhatian.
Ia pun akan terus menyemangati anaknya agar terus belajar dan mengutamakan pendidikan.
"Terimakasih Bapak Menko PMK dan Wali Kota Tegal atas perhatian dan bantuannya. Kami sangat berterimakasih," ungkapnya. (fba)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.