BMKG Hari Ini

Awas! Potensi Banjir Rob di Pesisir Selatan Jateng, Ini Penjelasan BMKG: Cilacap Kebumen Purworejo!

Potensi banjir rob diprediksi terjadi hingga sepekan di pesisir selatan wilayah Jawa Tengah (Jateng).

Istimewa
Rumah warga di Cilacap yang tergenang banjir rob. Potensi banjir rob diprediksi terjadi hingga sepekan di pesisir selatan wilayah Jawa Tengah (Jateng). Potensi banjir rob di pesisir selatan Jawa Tengah terjadi seperti di pesisir selatan Cilacap, pesisir selatan Kebumen dan pesisir selatan Purworejo. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, CILACAP - Potensi banjir rob diprediksi terjadi hingga sepekan di pesisir selatan wilayah Jawa Tengah (Jateng).

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Cilacap memberikan peringatan kepada warga yang berada di pesisir selatan Jateng untuk meewaspadai banjir rob ini.

BMKG memperkirakan banjir rob akan dilanda banjir rob selama sepekan, yaitu sejak Kamis 18 Mei 2023 hingga Rabu 24 Mei 2023 mendatang.

Prakirawan BMKG Stasiun Tunggul Wulung Cilacap, Sawardi menyebut, terjadinya banjir rob dikarenakan adanya fenomena fase bulan baru yang  bersamaan dengan Perigee pada tanggal 19 Mei 2023.

Baca juga: Hindari Perbaikan Jalan dan Rob, Pengguna Jalan Pantura Semarang-Demak Diimbau Lewat Rute Alternatif

Perigee sendiri merupakan jarak terdekat bulan ke bumi.

Fenomena tersebut berpotensi meningkatkan ketinggian pasang air laut maksimum.

"Berdasarkan pantaun data water level dan prediksi pasang surut, banjir pesisir (rob) berpotensi di beberapa wilayah pesisir Indonesia, termasuk di pesisir selatan Jawa Tengah," kata Sawardi kepada TribunBanyumas.com, Rabu 17 Mei 2023 malam.

Potensi banjir rob di pesisir selatan Jawa Tengah terjadi seperti di pesisir selatan Cilacap, pesisir selatan Kebumen dan pesisir selatan Purworejo.

Selain itu, diungkapkan Sawardi bahwa pesisir selatan DIY dan juga pesisir Jawa Barat juga berpotensi terjadi banjir rob.

Baca juga: Sampai Seminggu ke Depan, Banjir Rob Berpotensi Terjadi di Pesisir Utara Jawa Tengah

Seperti perairan selatan Sukabumi, Cianjur, Garut, Tasikmalaya dan Pangandaran.

"Kondisi tersebut secara umum berdampak pada aktivitas masyarakat di sekitar pelabuhan dan pesisir," kata Sawardi.

Seperti aktivitas bongkar muat di pelabuhan, aktivitas di permukiman pesisir, serta aktivitas tambak garam dan perikanan darat. 

"Potensi banjir rob ini berbeda waktu baik hari maupun jamnya di masing-masing wilayah," ungkapnya.

Dengan adanya peringatan potensi rob tersebut, maka BMKG Cilacap mengimbau masyarakat agar selalu waspada dan siaga  untuk mengantisipasi dampak dari Pasang Maksimum Air Laut.

BMKG juga mengahimbau masyarakat untuk selalu memperhatikan update informasi cuaca maritim BMKG. (*)

Baca juga: Bulan Purnama Malam Ini Berpotensi Picu Rob di Pesisir Selatan Cilacap, Warga Diminta Waspada

Sumber: Tribun Banyumas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved