Berita Cilacap

Tak Tuntas Matikan Tungku, Dapur Rumah Warga Gandrungmangu Ludes Terbakar

Insiden kebakaran rumah terjadi di dusun Ciawitali, Desa Gandrungmangu, Kecamatan Gandrungmangu, Cilacap.

Damkar Cilacap
Personil Damkar Sidareja saat memadamkan api di lokasi kebakaran sebuah rumah di Desa Gandrungmangu, Kecamatan Gandrungmangu, Cilacap, Selasa (2/5/2023) siang 

TRIBUNBANYUMAS.COM, CILACAP- Insiden kebakaran rumah terjadi di dusun Ciawitali, Desa Gandrungmangu, Kecamatan Gandrungmangu, Cilacap.

Kebakaran yang menghanguskan rumah milik Ahmad Gufron (57) terjadi pada Selasa (2/5/2023) kemarin sekira pukul 08.30 WIB.

Kepala Pos Damkar Sidareja, Idik menyebutkan, kebakaran terjadi karena pemilik rumah lupa mematikan api hingga tuntas setelah memasak menggunakan tungku tradisional.

Akibatnya sisa bara api yang masih membara di sekitar tungku menyambar dinding yang terbuat dari bilik.

Seketika api merembet dengan cepat membakar dinding dapur rumah tersebut.

"Api diduga berasal dari tungku yang lupa tidak dimatikan dan menjalar ke bagian dinding yang terbuat dari bilik," ungkap Idik kepada Tribunbanyumas.com, Rabu (3/5).

Beruntungnya saat kebakaran terjadi rumah dalam keadaan kosong. Sehingga tidak menimbulkan korban jiwa.

Diketahui sejak pagi hari pukul 07.00 WIB Ahmad Gufron dan istrinya sudah meninggalkan rumah.

Ahmad Gufron pergi ke sawah, sementara istrinya pergi ke pasar.

"Tidak ada korban jiwa karena memang rumah kosong, pemilik rumah sejak pagi hari pukul 07.00 WIB sudah meninggalkan rumah," kata Idik.

Dijelaskan Idik, peristiwa kebakaran itu pertama kali diketahui oleh tetangga korban yakni Syarif yang melihat adanya kepulan asap di dapur rumah korban.

Melihat itu, Syarif kemudian berteriak meminta bantuan tetangga sekitar untuk memadamkan api.

Namun karena api semakin membesar, salah satu warga akhirnya melaporkan ke Pos Damkar Sidareja.

"Setelah mendapat laporan dari salah satu warga, kemudian 5 personil Pos Damkar Sidareja beserta Redkar langsung menuju TKP," ungkapnya.

Sesampainya di TKP, Personil Damkar Sidareja langsung melakukan pemadaman dan pendinginan.

Dalam upaya tersebut, diketahui menghabiskan air sebanyak 3000 liter dan juga air sumur.

Dalam insiden kebakaran ini tidak ada korban jiwa. Namun korban mengalami kerugian secara matteriil.

Pasalnya dapur semi permanen berukuran 3x9 meter ludes terbakar.

"Kerugian materiil ditaksir mencapai Rp32,5 juta. Padi dan pupuk yang ada di dapur juga ikut ludes," imbuhnya (pnk) 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved