Berita Jateng

Jangan Lupa Pakai Tabir Surya! Jateng Bakal Dilanda Cuaca Terik hingga Juni meski Terkadang Hujan

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperingatkan terjadinya gelombang panas berkepanjangan di Jawa Tengah (Jateng).

UNSPLASH/WIM VAN 'T EINDE
Ilustrasi cuaca panas. BMKG memprediksi terjadinya suhu panas di Jawa Tengah berlangsung April hingga Juni. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperingatkan terjadinya gelombang panas berkepanjangan di Jawa Tengah (Jateng).

Suhu panas di Jateng diperkirakan berlangsung April hingga Juni 2023.

Informasi cuaca harian Jateng memperlihatkan, suhu tertinggi hari ini, Jumat (28/4/2023) pukul 07.00 WIB hingga 19.00 WIB, mencapai 33 derajat celcius.

Adapun suhu terendah mencapai 23 derajat celcius.

Baca juga: Wow, Seperti di Padang Gurun! Suhu Udara di Bangkok Thailand Tembus 42 Derajat Celsius

Sementara itu, suhu di Kota Semarang berada di kisaran 26-33 derajat Celsius.

Koordinator Bidang Obervasi dan Informasi Stasiun Meteorologi Kelas II Ahmad Yani Semarang Giyarto mengatakan, cuaca panas menyengat disebabkan adanya proses penguapan/pembentukan awan.

"Beberapa faktor di antaranya, meningkatnya radiasi matahari (UV),"

"Pada siang hari, juga terjadi proses konvektif (penguapan/pembentukan awan)," katanya saat dikonfirmasi, Jumat.

Ia menjelaskan, kondisi udara menjadi lembab saat pembentukan awan.

"Sehingga, panasnya hingga malam hari, sampai turun hujan, baru nggak (panas) lagi," terangnya.

Meski cuaca panas menyengat melanda Jateng namun tak menutup kemungkinan terjadinya hujan.

Baca juga: Cuaca Ekstrem Hantui Momen Mudik Lebaran di Banyumas Raya, BMKG Ingatkan Bencana Hidrometeorologi

Giyarto menyebut, sebagian besar wilayah di Jateng mengalami peningkatan temperatur pada siang hari.

"Sebagian besar ada peningkatan temperatur pada siang hari, walaupun hujan masih berpotensi terjadi," imbuhnya.

Pihaknya mengimbau masyarakat menggunakan pelindung kulit saat berada di luar ruangan.

"Menggunakan perangkat pelindung atau tabir surya, apabila melakukan aktifitas di luar ruangan," kata dia. (*)

Baca juga: Indomie Rasa Ayam Dinyatakan Aman Dikonsumsi di Indonesia meski Ditolak Taiwan, Ini Penjelasan BPOM

Baca juga: Minta Keadilan, Keluarga Santri Tewas Dianiaya Senior di Ponpes Sragen Geruduk Sidang Bawa Poster

Sumber: Tribun Banyumas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved