Jumat, 24 April 2026

Dukun Pengganda Uang Banjarnegara

Misteri Botol Aqua di Liang Kuburan Korban Dukun Pengganda Uang Banjarnegara

Polisi menemukan botol aqua di liang lahat tempat mengubur korban dukun pengganda uang di Banjarnegara.

|
Penulis: iwan Arifianto | Editor: khoirul muzaki
TRIBUNBANYUMAS/PERMATA PUTRA SEJATI
Tim SAR gabungan mengevakuasi jenazah korban pembunuhan dukun pengganda uang Banjarnegara, Tohari (45) alias Mbah Slamet, di perkebunan di Desa Balun, Kecamatan Wanayasa, Kabupaten Banjarnegara, Senin (3/4/2023). Selasa (4/4/2023), polisi menemukan lagi dua jenazah sehingga total ada 12 jenazah korban Tohari. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BANJARNEGARA - Ditemukan minuman kemasan di setiap liang tempat Mbah Slamet alias TH, dukun pengganda uang asal Banjarnegara menguburkan korbannya.

"Di masing-masing liang didapati botol Aqua," ujar Kapolda Jateng, Irjen Pol Ahmad Luthfi di kantornya, Kota Semarang, Rabu (5/4/2023).

"Di masing-masing liang didapati botol Aqua. Secara medis mati lemas tidak ada unsur kekerasan," terang Kapolda.

Belum diketahui apa maksud mbah Slamet menaruh minuman kemasan di liang para korban.

Baca juga: Korban Dukun Pengganda Uang Banjarnegara Perorangan Hingga Suami Istri, Tiap 2 Orang Dikubur 1 Liang

Polda Jateng masih terus mengindentifikasi para korban dari dukun pengganda uang Banjarnegara, Slamet Tohari atau Mbah Slamet.

Polisi sejauh ini telah menemukan 12 jasad dari berbagai liang berbeda dari area kebun milik tersangka.

Dua jasad telah teridentifikasi, sisanya masih polisi dalami.

"Ada sepasang kekasih asal Palembang atas nama Mulyadi dan pacarnya dikubur di liang yang sama," ujar Kapolda Jateng Irjen Ahmad Luthfi di kantornya,Kota Semarang, Rabu (5/4/2023).

Para korban lainnya dipendam oleh tersangka dibagi ke dalam beberapa liang.

Baca juga: Korban Dukun Pengganda Uang Banjarnegara Perorangan Hingga Suami Istri, Tiap 2 Orang Dikubur 1 Liang

Menurut pengakuan tersangka, korban Paryanto (53) asal Sukabumi dikubur di liang nomor 1.

Dua jasad telah teridentifikasi, sisanya masih polisi dalami.

"Ada sepasang kekasih asal Palembang atas nama Mulyadi dan pacarnya dikubur di liang yang sama," ujar Kapolda Jateng Irjen Ahmad Luthfi di kantornya,Kota Semarang, Rabu (5/4/2023).

Para korban lainnya dipendam oleh tersangka dibagi ke dalam beberapa liang.

Menurut pengakuan tersangka, korban Paryanto (53) asal Sukabumi dikubur di liang nomor 1.

Satu warga asal Gunung Kidul laki-laki dikubur di liang nomor 2.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved