Minggu, 10 Mei 2026

Berita Kudus

1 Warga Kudus Meninggal Akibat DBD. Dinkes Persilakan Warga Deteksi Dini DBD di Puskesmas, Gratis!

Seorang warga di Kudus meninggal akibat demam berdarah dengue (DBD). Sepanjang Januari-Februari 2023, tercatat ada 67 warga Kudus terserang DBD.

Tayang:
Penulis: Saiful Masum | Editor: rika irawati
FREEPIK.COM
Ilustrasi nyamuk demam berdarah. Satu di antara 67 warga Kudus yang terserang DBD meninggal dunia. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KUDUS - Seorang warga di Kudus meninggal akibat demam berdarah dengue (DBD). Sepanjang Januari-Februari 2023, tercatat ada 67 warga Kudus terserang DBD.

Merebaknya kasus DBD di awal tahun 2023 ini menjadi perhatian Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat.

Apalagi, saat ini, intensitas hujan masih cukup tinggi sehingga perlu dilakukan pencegaha lebih serius.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kudus, Darsono mengatakan, 67 Kasus DBD ditemukan di beberapa lokasi yang tersebar di sembilan kecamatan.

Baca juga: 6 Anak di Kudus Meninggal Akibat DBD, Dinkes Minta Orangtua Meningkatkan Kewaspadaan

Baca juga: Hati-hati! Jalan Pantura Kudus Arah Semarang Tergenang Banjir di Daerah Jati

Mereka telah mendapat penanganan langsung petugas medis di puskesmas setempat.

Sementara itu, Dinkes Kudus mencatat angka kasus DBD pada 2021 berjumlah 175 kasus, dengan jumlah korban meninggal tiga orang.

Sedangkan pada 2022, kasus DBD meningkat drastis, mencapai 554 kasus, dengan jumlah korban meninggal delapan orang.

Beberapa di antara yang terjangkit dan meninggal adalah anak-anak.

Menurut Darsono, anak-anak merupakan golongan rentan DBD karena aktif bermain di sembarang tempat.

Utamanya, di tempat-tempat yang menjadi sarang nyamuk Aedes aegypti pembawa virus dengue.

Darsono menyebut, tingginya hasil temuan ini diharapkan bisa diatasi lewat deteksi dini memanfaatkan alat tes reagen dengue di masing-masing puskesmas.

Sehingga, petugas bisa mengambil langkah cepat melakukan penanganan dan pencegahan, manakala ditemukan kasus baru.

"Sebagai pencegahan DBD, kami sudah memfasilitasi alat reagen dengue di 19 puskesmas untuk deteksi dini DBD."

"Silakan dimanfaatkan agar ketika ada temuan kasus, langsung ditangani," terangnya, Jumat (3/3/2023).

Baca juga: Menembus Banjir, Siswa SDN 4 Karangrowo Kudus ke Sekolah Naik Perahu Warga: Kalau Jalan, Tenggelam

Baca juga: Atlet Pencak Silat Alami Patah Tulang di Pertandingan Popda Kudus, Begini Penjelasan Disdikpora

Menurut Darsono, pencegahan dini lewat pemeriksaan lebih awal akan membantu petugas dalam mendignosa gejala yang dialami.

Sumber: Tribun Banyumas
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved