BMKG Hari Ini
Perairan Cilacap dan Kebumen Dilanda Gelombang Tinggi Hari Ini, BMKG: Warga Pesisir Waspada!
Perairan Cilacap dan Kebumen Jawa Tengah diprediksi dilanda gelombang tinggi pada hari ini hingga besok, Jumat dan Sabtu (10-11/2/2023).
Penulis: Pingky Setiyo Anggraeni | Editor: mamdukh adi priyanto
TRIBUNBANYUMAS.COM, CILACAP - Perairan Cilacap dan Kebumen Jawa Tengah diprediksi dilanda gelombang tinggi pada hari ini hingga besok, Jumat dan Sabtu (10-11/2/2023). BMKG meminta warga waspada.
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Tunggul Wulung Cilacap kembali memberikan peringatan adanya potensi gelombang tinggi di pesisir selatan Jawa Tengah, Jawa Barat dan DIY.
Selain pesisir selatan jawa, BMKG juga memprediksi gelombang tinggi juga terjadi di samudera hindia selatan Jawa Tengah, Jawa Barat dan DIY.
Adapun gelombang tinggi itu diperkirakan terjadi sejak Jumat pagi mulai pukul 07.00 WIB hingga Sabtu pukul 07.00 WIB.
Baca juga: Update Peringatan Dini Gelombang Tinggi di Perairan Jateng, BMKG Hari Ini
Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Tunggul Wulung Cilacap, Sawardi mengatakan bahwa pihaknya sejak Jumat telah mengeluarkan peringatan adanya gelombang tinggi.
Adapun daerah-daerah yang diperkirakan terjadi gelombang tinggi yang berkisar antara 2,5 - 4 meter seperti di Perairan Selatan Sukabumi, Cianjur, Garut dan Pangandaran.
"Gelombang tinggi juga berpotensi terjadi di Perairan Selatan Cilacap, Kebumen, Purworejo dan Yogyakarta," kata Sawardi kepada TribunBanyumas.com. Jumat (10/2).
Lebih lanjut Sawardi menyebutkan, mengenai penyebab terjadinya gelombang tinggi, yaitu karena adanya angin yang cukup kencang.
Saat ini pola angin di Indonesia bagian selatan dominan bergerak dari Barat - Barat Laut dengan kecepatan angin 5-35 knot.
Baca juga: Info BMKG Hari Ini: Peringatan Dini Gelombang Tinggi di Pantura Jateng
Kemudian gelombong dengan kategori tinggi yang juga berpeluang terjadi di kawasan Samudera Hindia Selatan Jawa.
Seperti di Samudera Hindia Selatan Sukabumi, Cianjur, Garut dan Pangandaran.
"Kemudian berpeluang terjadi pula di kawasan Samudera Hindia Selatan Cilacap, Kebumen, Purworejo dan Yogyakarta," katanya.
Dengan adanya peringatan gelombang tinggi itu, Sawardi juga meminta kepada masyarakat pesisir khususnya nelayan untuk lebih waspada.
Baca juga: BMKG Prediksi Jateng Dilanda Cuaca Ekstrem di Akhir Pekan, Wilayah Banyumas Raya Juga Terdampak!
Pasalnya beberapa hari lalu sebuah kapal compreng yang ditumpaki 5 ABK terbalik di perairan Cilacap akibat terhempas gelombang tinggi.
Kejadian itu juga membuat seorang ABK meninggal dunia. Bahkan sampai saat ini satu ABK asal Banyumas masih dalam pencarian tim SAR gabungan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/tim-sar-gabungan-mencari-dua-nelayan-yang-hilang-di-perairan-cilacap.jpg)