Berita Semarang
Truk Boks Terguling di Jalur Solo-Semarang Bergas Akibatkan Kemacetan Lalu Lintas
Kecelakaan lalu lintas, truk terguling terjadi di Jalan Soekarno-Hatta, Jalur Solo-Semarang, tepatnya di seberang Cimory On The Valley.
Penulis: Reza Gustav Pradana | Editor: mamdukh adi priyanto
TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Kecelakaan lalu lintas, truk terguling terjadi di Jalan Soekarno-Hatta, Jalur Solo-Semarang, tepatnya di seberang Cimory On The Valley, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Selasa (17/1/2023) sekitar pukul 12.00 WIB.
Kecelakaan truk terguling tersebut sebabkan kemacetan lalu lintas di Jalur Solo-Semarang.
Satu unit truk terguling bernopol R-1982-AS tanpa muatan.
Truk boks tersebut terguling hingga melintang menutup hampir seluruh lebar jalan.
Baca juga: Toyota Innova Seruduk Grandmax di Tol Semarang-Solo di Boyolali, 1 Orang Tewas

Tidak ada kendaraan lain yang terlibat dalam kecelakaan tersebut.
Akibat kecelakaan itu, lalu lintas menuju arah Kota Semarang menjadi tersendat dan padat merayap.
Seorang saksi mata, Mahardika (26), mengatakan bahwa truk tersebut tampak menghindari kendaraan hingga oleng dan menabrak median jalan.
"Setelah menabrak median jalan, truknya langsung terguling," kata Mahardika kepada TribunBanyumas.com.
Sementara itu, berdasarkan penuturan Kanit Gakkum Satlantas Polres Semarang, Iptu Sutarto, tidak ada korban dalam kejadian itu.
Baca juga: LPSK Beri Perlindungan Keluarga Pegawai Bapenda Semarang Iwan Budi, Kasus Pembunuhan Masih Gelap
Dia menerangkan, pengemudi truk bernama Mulyanto (41), warga Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang diduga melaju dengan kecepatan tinggi dan tidak menjaga jarak aman.
"Sehingga mengerem mendadak dan terjadi kecelakaan tunggal," ungkapnya.
Iptu Sutarto beserta para anggota Satlantas Polres Semarang yang lain kemudian mengupayakan melakukan evakuasi.
Selain itu, polisi juga melakukan rekayasa lalu lintas dengan memberlakukan contra flow.
Baca juga: Selama 2022, 3.940 Perempuan di Kota Semarang Berstatus Janda Cerai
Setelah truk dievakuasi, arus lalu lintas kembali normal dengan kondisi ramai lancar.
Di lokasi kejadian, tampak median jalan berupa beton itu rusak sebagian bekas dari kecelakaan.
Terlihat juga serpihan kaca dan tiang-tiang reklame yang rusak. (*)
Baca juga: Kasus DBD di Semarang Naik Hampir Tiga Kali Lipat, 30 Kasus Meninggal Dunia, Kecamatan Ini Tertinggi
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.