Senin, 27 April 2026

Asam Lambung

Awas Junk Food Bisa Memperparah Gejala Asam Lambung

Penyebab asam lambung salah satunya dikarenakan penderita berlebihan dalam mengonsumsi makanan yang mengandung lemak jenuh, kolesterol, dan kalori

Penulis: Andra Prabasari | Editor: Pujiono JS
Caleb Oquendo/PEXELS
Penyebab asam lambung salah satunya dikarenakan penderita berlebihan dalam mengonsumsi makanan yang mengandung lemak jenuh, kolesterol, dan kalori yang tinggi. 

TRIBUNBANYUMAS.COM- Junk food merupakan jenis makanan yang banyak digemari oleh masyarakat, karena makanan ini cenderung praktis dan mempunyai rasa yang lezat.

Restoran penyedia junk food sangat mudah ditemukan, namun jika Anda mengonsumsi makanan ini secara berlebihan akan menimbulkan penyakit obesitas, dan dapat berisiko terkena penyakit asam lambung.

Penyakit asam lambung memang menimbulkan ketidaknyamanan di tubuh, sehingga dapat menyebabkan sensasi panas di dada, radang tenggorokan, mual, muntah, bau mulut, dan lain sebagainya.

Penyebab asam lambung salah satunya dikarenakan penderita berlebihan dalam mengonsumsi makanan yang mengandung lemak jenuh, kolesterol, dan kalori yang tinggi.

Kandungan tersebut ada di sebagian besar makanan junk food. Selain itu hidangan sampingan dan minuman yang kerap disajikan bersamaan dengan junk food cukup akrab dengan kalori yang tinggi seperti minuman soda.

Baca juga: Penderita Asam Lambung Wajib Hindari Konsumsi Keju, Salah Satunya Bisa Berakibat Kanker

Baca juga: Bolehkah Penderita Asam Lambung Mengonsumsi Es Krim?

Baca juga: Ubi Jalar, Makanan Berkarbohidrat yang Bermanfaat untuk Penderita Asam Lambung

Makanan dengan kandungan kalori dan lemak tinggi tersebut, dapat mengurangi kekencangan otot halus kerongkongan bawah, dan memperlambat pengosongan lambung, sehingga memicu naiknya asam lambung.

Makanan yang termasuk jenis junk food adalah burger, pizza, makanan kaleng, daging olahan (sosis, nugget, dsb), kentang goreng, donat, dan muffin.

Selain lemak dan kalori tinggi, makanan junk food juga mengandung banyak kandungan gula dan garam, serta rendah vitamin dan mineral.

Menurut dr. Arina Heidiyana, yang dikutip dari sumber tim medis Klikdokter mengatakan bahwa makanan lemak tinggi akan sulit dicerna, yang mengakibatkan naiknya asam lambung.

Junk food rata-rata tinggi lemak. Sedangkan lemak lama dicerna oleh tubuh, sehingga lambung memproduksi lebih banyak asam yang mengakibatkan iritasi,” jawab dr. Arina.

Disamping itu junk food juga dapat membuat tubuh memproduksi hormon kolesistokinin berlebih, yang mengakibatkan otot antara lambung dan kerongkogan menjadi lemas.

Mengonsumsi junk food secara berlebihan memang terbukti meningkatkan risiko penyakit asam lambung, akan tetapi bukan berarti Anda dilarang keras mengonsumsi makanan tersebut.

Anda hanya perlu membatasi porsi konsumsi junk food agar tidak berlebihan. Selain itu imbangi juga konsumsi makanan dan minuman sehat yang tidak dapat memicu asam lambung serta menjalankan pola hidup sehat.  (ADR)

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved