Berita Kebumen

Pemkab Kebumen Fasilitasi Kepulangan Pekerja Migran yang Sakit karena Kecelakaan di Malaysia

Pemerintah Kabupaten Kebumen memfasilitasi kepulangan salah seorang pekerja migran bernama Akhmad Suroto (59) dari Malaysia.

Editor: Pujiono JS
IST
Pemerintah Kabupaten Kebumen memfasilitasi kepulangan salah seorang pekerja migran bernama Akhmad Suroto (59) dari Malaysia. Pria asal Desa Ambarwinangun, Kecamatan Ambal itu akhirnya bisa pulang dalam kondisi masih sakit akibat kecelakaan motor. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KEBUMEN - Pemerintah Kabupaten Kebumen memfasilitasi kepulangan salah seorang pekerja migran bernama Akhmad Suroto (59) dari Malaysia.

Pria asal Desa Ambarwinangun, Kecamatan Ambal itu akhirnya bisa pulang dalam kondisi masih sakit akibat kecelakaan motor.

Diketahui Suroto sudah bekerja di Malaysia sebagai buruh bangunan sejak 15 tahun lalu.

Attia Global Care Klang, Selangor, Malaysia.
Attia Global Care Klang, Selangor, Malaysia.

Ia kemudian mengalami kecelakaan motor tunggal pada Juni 2022 yang mengakibatkan dirinya mengalami luka parah di bagian kepala, dan sudah tujuh bulan lebih dirawat di Attia Global Care Klang, Selangor, Malaysia.

Mengetahui hal tersebut, Pemkab Kebumen melalui Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Kebumen melakukan mediasi dengan Migrant Care dan pihak majikan yang selama ini sudah menanggung biaya pengobatan di Malaysia.

"Alhamdulillah kita bersyukur akhirnya pada hari Selasa 6 Desember 2022, warga kami Akhmad Suroto bisa difasilitasi kepulangannya ke Indonesia dengan menggunakan maskapai Garuda Indonesia GA 0821 ETA 14.00WIB," ujar Kepala Disnaker Kebumen Amin Rahmanurasjid, di RSUD Prembun, Rabu (7/12).

Kedatangan Amin bersama jajaran tak lain guna menjenguk Suroto dan melihat perkembangannya saat ini.

Ia bersyukur kondisinya saat ini sudah semakin membaik.

Namun tetap dilakukan perawatan karena masih dalam proses pemulihan.

"Alhamdulillah tadi kita liat yang bersangkutan kondisinya sudah semakin baik, memang masih dibutuhkan perawatan untuk proses pemulihan, untuk biaya pengobatanya nanti akan ditanggung oleh pemerintah daerah," jelasnya.

Menanggapi hal itu, Bupati Kebumen Arif Sugiyanto menyatakan pihaknya turut prihatin dengan musibah yang dialami keluarga Suroto.

Bagaimana pun, kata Bupati, musibah tidak ada yang tahu kapan dan dimana akan terjadi.

Maka selalu waspada atau menjaga kehati-hatian menjadi sesuatu hal yang penting.

"Apapun itu, ini sudah terjadi, kita doakan bersama semoga Bapak Suroto cepat sembuh, bisa bekerja lagi, Allah tambah kekuatannya," ujar Arif.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved