Berita Jateng

Makin Mudah! Tiket Bus Trans Jateng Kini Bisa Dibeli di Aplikasi Si Anteng, Bisa Bayar Nontunai

Penumpang bus rapid transit (BRT) Trans Jateng kini dapat melakukan pembelian tiket menggunakan pembayaran nontunai menggunakan aplikasi Si Anteng.

TRIBUNBANYUMAS/Ist
Gubernur Ganjar menjajal BRT Trans Jateng wilayah Purwomanggung rute Purworejo-Borobudur Magelang, Selasa (1/9/2020). Saat ini, pembayaran nontunai dan pembelian tiket Trans Jateng bisa dilakukan menggunakan aplikasi Si Anteng. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Penumpang bus rapid transit (BRT) Trans Jateng kini dapat melakukan pembelian tiket menggunakan pembayaran nontunai menggunakan aplikasi Si Anteng.

Ini merupakan layanan terbaru pengelola BRT Trans Jateng untuk memudahkan penumpang.

Kepala Balai Transportasi Dishub Jateng Joko Setyawan mengatakan, pembayaran metode nontunai atau cashless ini sudah bisa dilakukan sejak Senin (28/11/2022) pekan lalu.

"Masyarakat cukup membayar secara digital sehingga lebih mudah dan praktis," katanya, Kamis (1/12/2022).

Baca juga: Dorong Pembayaran Nontunai, Trans Jateng Tambah Alternatif Cara Bayar dengan AstraPay

Baca juga: Pulang Olahraga Jalan Pagi, Gubernur Ganjar Naik Bus Trans Jateng: Bayar Murah Aman dan Nyaman

Selain itu, fitur baru tersebut juga dilengkapi pembelian tiket yang bisa dilakukan penumpang sebelum naik BRT.

"Sebelum naik, mereka sudah memiliki tiket elektronik. Hanya, kalau mereka ingin mendapatkan tiket fisik, mereka tinggal scan QR Code di alat ticketing yang dibawa petugas kami di dalam bus," imbuh Joko.

Sayang, aplikasi Si Anteng baru bisa diunduh pengguna ponsel berbasis Android.

"Saat ini, hanya tersedia untuk pengguna Android. Tetapi, ke depannya, akan support untuk IOS."

"Kami ingin tahu dulu feedback dari masyarakat, jadi jika perkembangan semakin bagus, ke depannya nanti akan diupdate lagi untuk pengguna IOS," imbuhnya.

Baca juga: Polda Jateng Selidiki Kasus Tanah Suparwi Berubah Jadi Tol Semarang-Demak Tanpa Terima Ganti Untung

Baca juga: Cuaca EkstremTerjadi di Jateng Beberapa Hari ke Depan, Ini Wilayah Yang Dilanda, BMKG: Waspada!

Sebelumnya, aplikasi Si Anteng hanya menyediakan fitur geoposisi untuk memantau lokasi bus.

Namun, kini, pihaknya telah memperbarui aplikasi tersebut untuk lebih memudahkan masyarakat.

"Sebelumnya, hanya aplikasi untuk mengetahui letak halte dan posisi bus sembari menunggu bus datang," tuturnya.

Adanya fitur baru itu, ia berharap, akan semakin banyak masyarakat yang menggunakan Trans Jateng sehingga kemacetan bisa lebih menurun.

"Harapanya, fitur ini bisa jadi daya tarik masyarakat menggunakan angkutan umum. Jadi, nantinya, kemacetan di Semarang dan Jateng bisa berkurang," harap Joko. (*)

Baca juga: Warga Polodoro Batang Tutup Paksa Galian C Ilegal, Khawatir Terjadi Longsor

Baca juga: Hadiri Peringatan HAKORDIA, Ganjar: Ayo Taubat, Taubat Jangan Korupsi Lagi, yang Rugi Rakyat

Baca juga: Banjir Bandang Tambakromo Pati Bikin Warga Trauma: Dinding Jebol, Perabot Hanyut, Ternak Hilang

Baca juga: Kematian Ibu dan Bayi di Purbalingga Capai 118 Kasus, Terbanyak Pada Ibu Terjadi akibat Eklamsia

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved