Sekeluarga Meninggal di Magelang

Polisi Tahan Mobil yang Digunakan DDS untuk Mengambil dan Menyimpan Racun Arsenik dan Sianida

Polisi menahan sebuah mobil Innova bernomor polisi K 17 DA sebagai barang bukti yang digunakan DDS untuk mengambil dan menyimpan racun.

Editor: Pujiono JS
Tribun Jogja/Nanda Sagita Ginting
Mobil Innova berplat K 17 DA yang digunakan tersangka DDS untuk mengambil dan menyimpan racun sianida dan arsenik. Polisi menahan mobil ini di Mapolresta Magelang, Rabu (30/11/2022) sebagai barang bukti kasus pembunuhan. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, MAGELANG - Polresta Magelang menahan sebuah mobil Innova bernomor polisi K 17 DA sebagai barang bukti yang digunakan DDS untuk mengambil dan menyimpan racun arsenik dan sianida untuk membunuh orangtua dan kakak perempuannya.

DDS menjadi tersangka pembunuhan berencana yang mengakibatkan tiga orang tewas, yaitu ayah Abas Ashar (58) dan ibu Heri Riyani (54) serta kakak Dhea Chairunisa (22).

Ketiga orang ini meninggal dunia setelah mengonsumsi minuman yang sudah dicampur dengan racun di rumah mereka di Mertoyudan, Kabupaten Magelang, pada Senin (28/11/2022).

Plt Kapolresta Magelang AKBP Mochammad Sajarod Zakun saat memberikan keterangan pada media di depan halaman Mapolresta Magelang, Rabu (30/11/2022).
Plt Kapolresta Magelang AKBP Mochammad Sajarod Zakun saat memberikan keterangan pada media di depan halaman Mapolresta Magelang, Rabu (30/11/2022). (TRIBUNJOGJA.COM/Nanda Sagita Ginting)

"Mobil ini milik orang lain atau statusnya disewa. Yang mana kendaraan tersebut atau mobil tersebut digunakan tersangka untuk mengambil barang bukti zat kimia (arsenik dan sianida) yang dibelinya secara online ke kurir. Dan, (mobil itu) digunakan untuk menyimpan sisa barang-barang (zat beracun) yang digunakan untuk menghabisi keluarga terdekatnya," kata Plt Kapolresta Magelang, AKBP Mochammad Sajarod Zakun.

Sajarod menerangkan, tersangka mengambil sendiri zat sianida dan racun arsenik yang dibelinya secara online.

Kedua bahan beracun tersebut diambil dari salah satu kurir di wilayah Kabupaten Magelang.

Baca juga: UPDATE Polisi Temukan Racun Sianida dalam Tubuh Korban Meninggal Diracun di Magelang

Baca juga: PROFIL Dhio, Dua Kali Mencoba Meracuni Keluarga, Dikenal Pendiam tapi Suka Berfoya-foya

"Berdasarkan keterangan dari pelaku, pelaku mengambil sendiri. Cash on Delivery (COD), ada di salah satu kurir yang belanja online di wilayah Kabupaten Magelang," papar Sajarod.

Sebelumnya, dia menjelaskan, tersangka membeli zat sianida dan racun arsenik secara online.

DDS diketahui membeli racun golongan sianida sebanyak 100 gram, dan racun arsenik sebanyak 10 gram.

"Arseniknya sendiri itu masing-masing belinya dua barang, dan masing-masing barang itu (ukuran) 5 gram. Itu yg digunakan pada hari Rabu untuk percobaan pertama pembunuhan," ungkap Sajarod.

Pada percobaan pertama pelaku melancarkan aksinya dengan mencampurkan zat arsenik ke dalam minuman es dawet.

Namun, kata Sajarod, karena dosisnya terlalu sedikit jadi tidak berpengaruh sampai menyebabkan korban meninggal dunia.

"Sehingga, yang bersangkutan mencoba mengulangi dengan menggunakan sianida. Semuanya belanja dengan online, pembeliannya berbeda-beda dalam kurun waktu yang rentangnya tidak terlalu lama. Yang pertama dibeli arsenik," pungkas Sajarod. (*)

Rumah korban ketika dipasangi garis polisi saat olah TKP di Dusun Prajenan, Desa Mertoyudan, Kabupaten Magelang, Senin (28/11/2022)
Rumah korban ketika dipasangi garis polisi saat olah TKP di Dusun Prajenan, Desa Mertoyudan, Kabupaten Magelang, Senin (28/11/2022) (TRIBUNJOGJA.COM/Nanda Sagita Ginting)

Artikel ini telah tayang di TribunJogja.com dengan judul Polresta Magelang Amankan Mobil yang Dipakai Tersangka untuk Ambil dan Simpan Sianida dan Arsenik

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved