Berita Jateng

Gubernur Ganjar dan Emil Dardak Berbagi Tips Gaya Pemimpin Masa Kini kepada Ratusan Anak Muda

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo optimis di masa Emas 2045 nanti Indonesia punya sumber daya manusia berkarakter kuat dan inovatif.

Penulis: Abduh Imanulhaq | Editor: Pujiono JS
IST
Gubernur Jawa Tengah Ganjar menjadi pembicara di acara Wealth Wisdom, Mindfully Recover bersama Wagub Jatim, Emil Dardak, di Ritz Carlton Hotel, SCBD, Jakarta Selatan, Rabu (30/11). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, JAKARTA - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo optimis di masa Indonesia Emas 2045 nanti Indonesia punya sumber daya manusia berkarakter kuat dan inovatif.

Hal itu Ia lihat dari semangat anak-anak muda di Ritz Carlton Hotel, SCBD, Jakarta Selatan, Rabu (30/11).

Saat itu, Ganjar menjadi pembicara di acara Wealth Wisdom, Mindfully Recover bersama Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Dardak.

Ganjar Jakarta 1
Gubernur Jawa Tengah Ganjar menjadi pembicara di acara Wealth Wisdom, Mindfully Recover bersama Wagub Jatim, Emil Dardak, di Ritz Carlton Hotel, SCBD, Jakarta Selatan, Rabu (30/11).

Keduanya berbagi pengalaman serta tips dan trik menerapkan gaya kepemimpinan.

Di sesi tanya jawab, ada lima peserta yang bertanya dengan beragam isu ke Ganjar.

Mulai hal remeh temeh seperti negara mana yang didukung dalam Piala Dunia, sampai pertanyaan keresahan mereka sebagai anak muda.

“Saya melihat kerisauan anak muda saja, masa depannya akan seperti apa dan mereka berharap ada leader-leader dari beberapa daerah yang menginspirasi itu bisa memberikan solusi,” katanya.

Ganjar menilai keresahan yang mereka utarakan, sebenarnya hanya butuh diberikan perhatian.

Selain itu mereka butuh akses serta pendampingan agar bisa berkembang. Diiringi gaya komunikasi pemimpin yang cair.

“Itu adalah tren hari ini yang pemerintah kayak saya mesti ada kepekaan pada soal itu,” kata Ganjar.

Mantan anggota DPR RI menuturkan hal ini juga tantangan bagi para pemimpin.

Selain mengasah kepekaan, apakah mereka mampu menelurkan kebijakan yang sesuai dengan kebutuhan anak muda.

“Eh dunia ini udah berubah lho, maka cara membuat program, memfasilitasi pun harus menyesuaikan kepada mereka,” katanya.

Keresahan yang disampaikan mereka, kata Ganjar, butuh pihak-pihak yang mau mendengar.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved