Berita Jepara

Polisi Dalami Motif Pelaku Pembuang Bayi di Semak-semak Desa Srikandang Jepara

"Kami melakukan penyelidikan dan akhirnya menemukan orang yang baru melahirkan dengan inisial S (40)," ujar AKP M Fachrur Rozi.

Muhammad Yunan/TribunBanyumas.com
Kasatreskrim Polres Jepara, AKP M Fachrur Rozi saat menyampaikan keterangan kepada awak media termasuk TribunBanyumas.com ihwal penemuan bayi di Desa Srikandang, Kecamatan Bangsri, Kabupaten Jepara. Dia masih mendalami motif pelaku. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, JEPARA - Polisi telah mengamankan dan mendalami motif pelaku yang tega membuang bayinya sendiri di semak-semak Desa Srikandang, Bangsri, Jepara, Jawa Tengah.

Seperti diberitakan sebelumnya, warga Srikandang digegerkan dengan penemuan bayi laki-laki mungil baru lahir di semak-semak desa setempat pada Jumat (11/11/2022) malam.

Bayi laki-laki itu pertama kali ditemukan warga.

Mayat bayi laki-laki di semak-semak Desa Srikandang, Kecamatan Bangsri, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, Jumat (11/11/2022).
Mayat bayi laki-laki di semak-semak Desa Srikandang, Kecamatan Bangsri, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, Jumat (11/11/2022). (Ist/warga for Tribunbanyumas)

Kasatreskrim Polres Jepara AKP M Fachrur Rozi mengatakan, penemuan pertama kali sekitar pukul 19.30 WIB.

Kronologi penemuan bayi itu bermula saksi W yang merupakan warga sekitar lokasi pembuangan bayi mendengar suara tangisan.

Kemudian setelah ditelusuri ternyata ada bayi tergeletak tak jauh dari rumahnya, tepatnya di samping kandang sapi.

"Bayi tergeletak di atas tanah beralaskan sehelai kain," kata AKP M Fachrur Rozi, Sabtu (12/11/2022).

Kemudian, lanjutnya, warga tersebut menginformasikan kepada aparat desa lalu langsung dievakuasi ke Puskesmas Bangsri I.

Saat ditemukan kondisi bayi masih sehat.

Baca juga: Pembuang Bayi di Srikandang Jepara Sempat Berpura-pura Menonton Evakuasi Buah Hatinya yang Dibuang

Tali pusar masih menempel.

"Kami melakukan penyelidikan dan akhirnya menemukan orang yang baru melahirkan dengan inisial S (40)," ujar AKP M Fachrur Rozi, menambahkan.

Untuk kasus ini, ujar dia, masih tahap penyelidikan.
Pihanya akan memintai keterangan kepada saksi, melakukan olah TKP, setelah itu nanti akan diinformasikan status pelaku.

"Yang bersangkutan masih masih menjalani perawatan di puskesmas dan belum bisa dimintai keterangan.

Karena mengalami pendarahan usai melahirkan," tandasnya.

Baca juga: Warga Srikandang Jepara Dengar Tangisan dari Semak-semak, Ternyata Bayi Laki-laki Mungil Baru Lahir

Halaman
1234
Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved