Berita Semarang

Satroni 2 Sekolah di Lerep Kabupaten Semarang dalam Satu Malam, Maling Gasak 16 Laptop

Dalam satu malam, maling menyatroni dua sekolah di Desa Lerep, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang.

Penulis: Reza Gustav Pradana | Editor: rika irawati
ISTIMEWA/Dok Polres Semarang
Polisi memeriksa lemari di SD Negeri Lerep 01 Desa Lerep, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, saat olah tempat kejadian perkara (TKP), Rabu (9/11/2022). Sebanyak 15 laptop yang disimpan di lemari tersebut raib digondol maling. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, UNGARAN - Dalam satu malam, maling menyatroni dua sekolah di Desa Lerep, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang.

Mereka menggondol 16 laptop, satu LCD komputer, satu proyektor, dan uang tunai Rp 1,22 juta.

Kapolres Semarang AKBP Yovan Fatika mengatakan, aksi pencurian itu tejradi pada Senin (7/11/2022) malam hingga Selasa (8/11/2022) dini hari.

Maling menyatroni dua sekola di Desa Lerep, yakni SD Negeri 01 Lerep dan SMP Negeri 6 Ungaran.

Dia menduga, aksi pencurian di dua sekolah ini dilakukan satu komplotan.

Baca juga: Mobil Sedan Tabrak Empat Pelajar di Jambu Semarang. Setelah Menolong Korban, Sopir Melapor ke Polsek

Baca juga: Tergerus Longsor, Jalan Kabupaten Semarang-Demak Putus. Bupati Ngesti Siap Bikin Jalur Baru

Yovan mengatakan, Satreskrim Polres Semarang telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan masih menangani kasus tersebut.

"Hari ini, saksi dari pihak sekolahan, baik dari SDN 01 Lerep maupun SMPN 6 Ungaran, masih kami mintai keterangan di mapolres," kata Yovan Fatika, Rabu (9/11/2022).

Kapolres meyakini, pelaku pertama kali membobol SMP Negeri 6 Ungaran, baru beralih ke SD Negeri 01 Lerep.

"Karena lokasi SDN 01 Lerep dan SMPN 6 Ungaran berada dalam satu wilayah yang sama," imbuh AKBP Yovan.

Berdasarkan pemeriksaan TKP, diduga, pencuri masuk lingkungan sekolah lewat cara merusak gembok pintu teralis dan merusak rumah kunci pintu utama di kedua sekolah.

Penjaga SMP Negeri 6 Ungaran, Supriyadi (50) mengatakan, dirinya pertama kali mendapati ruangan komputer berantakan dan peralatan komputer sudah dikumpulkan menjadi satu.

Sementara itu, Kepala SMP Negeri 6 Ungaran, Miftakhul Jannah mengatakan, Supriyadi dan pegawai sarana prasarana sekolah langsung melakukan pengecekan setelah diketahui adanya pembobolan.

"Satu laptop, satu LCD komputer, serta uang tunai senilai Rp 1.220.000 di dalam laci meja sudah hilang," ungkapnya.

Baca juga: Jembatan Tak Kunjung Diperbaiki, Pelajar di Sadeng Kota Semarang Jalan Kaki 1 Jam Menuju Sekolah

Baca juga: Jabat Posisi Baru di PSIS Semarang, Apa Saja Tugas M Ridwan? Ini Penjelasannya

Sementara, di TKP ke-dua, penjaga SD Negeri 01 Lerep, Agung Prayoga (32) mengungkapkan, sebanyak 15 laptop dan satu proyektor di dalam almari penyimpanan di ruang guru dan ruang serbaguna, hilang dibawa pencuri.

Kepala SD Negeri 01 Lerep Muhammad Joko Mulyanto menerangkan, barang-barang tersebut merupakan inventaris sekolah, bantuan pemerintah yang baru diterima sekitar enam bulan lalu.

Bahkan, dari 15 laptop yang hilang tersebut, 12 di antaranya baru sekali dipakai untuk kegiatan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) pada 25 oktober 2022 lalu.

"Sehingga, sekolah kami menderita kerugian total mencapai Rp 124 juta, yang dihitung dari nominal harga satuan barang-barang yang digasak oleh pencuri," katanya. (*)

Baca juga: 28 Orang dari PT Afi Farma Diperiksa Bareskrim Polri, Terkait Temuan Obat Sirop Tercemar EG dan DEG

Baca juga: Bantu Warga Nikmati TV Digital, Pemkot Pekalongan Usulkan 13 Ribu Keluarga Miskin Dapat STB Gratis

Baca juga: 6.885 Calon Jemaah Haji Jawa Tengah Batalkan Pendaftaran, Kelamaan Masuk Daftar Tunggu

Baca juga: TMMD Sengkuyung Banyumas Ditutup, Jalan Penghubung Karangtengah-Sambirata Kini Mulus dari Beton

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved