Gerhana Bulan

Jangan Lewatkan! Gerhana Bulan Total Terjadi 8 November 2022, Bisa Dinikmati Mulai Pukul 18.00 WIB

Gerhana Bulan Total akan terjadi Selasa (8/11/2022) malam dan dapat disaksikan di Indonesia.

Editor: rika irawati
AFP PHOTO/FILIPPO MONTEFORTE
ILUSTRASI. Bulan purnama terbit di atas kota Roma, 23 Juni 2013. Selasa (8/11/2022) malam akan terjadi Gerhana Bulan Total yang bisa disaksikan mulai pukul 18.00 WIB. 

TRIBUNBAYUMAS.COM - Gerhana Bulan Total akan terjadi Selasa (8/11/2022) malam dan dapat disaksikan di Indonesia.

Organisasi Riset Penerbangan dan Antariksa Badan Riset dan Inovasi Nasional (ORPA BRIN) melalui unggahan di Instagram resminya, pada 31 Oktober 2022, mengungkapkan, Gerhana Bulan Total dapat disaksikan mulai pukul 18.00 WIB atau 19.00 WITA atau 20.00 WIT.

"Gerhana Bulan Total kali ini terjadi dengan durasi total selama 1 jam, 24 menit, 58 detik dan durasi umbral (sebagian + total) selama 3 jam, 39 menit, 50 detik," tulis ORPA BRIN dalam unggahannya.

Baca juga: Jangan Lewatkan! Malam Ini Terjadi Gerhana Bulan Terlama Sepanjang Abad 21

Baca juga: Viral Batu Hitam Josua Ditawar Rp1 Miliar, Diduga Meteor, Ada Gemuruh Sebelum Jatuh dari Langit

Gerhana Bulan Total adalah fenomena astronomis ketika seluruh permukaan Bulan memasuki bayangan inti (umbra) Bumi.

Namun, sejumlah warganet khawatir tidak dapat menyaksikan gerhana bulan tersebut lantaran bersamaan dengan turun hujan.

"Gada harapan, pasti hujan," tulisnya.

"Walau hujan tak kunjung berhenti," tulis warganet yang lain.

Selain itu, ada juga warganet yang berharap cuaca bisa bersahabat ketika Gerhana Bulan Total terjadi.

"Semoga cerah dan bisa menikmatinya," tulis seorang warganet.

"Yes, semoga cerah," tulis akun lain.

Baca juga: BRIN Ingatkan Potensi Pasang Air Laut Tinggi Terjadi Malam Ini, Imbas Black Moon

Baca juga: Jahe Merah dan Minyak Kelapa Murni untuk Atasi Covid-19, Kemenristek/BRIN: Sedang Uji Klinis

Lantas, bisakah mengamati fenomena Gerhana Bulan Total 8 November 2022 saat cuaca hujan?

Peneliti Pusat Riset Antariksa ORPA BRIN Andi Pangerang mengatakan, fenomena Gerhana Bulan Total tidak dapat teramati jika cuaca hujan.

"Jika cuaca hujan, sayangnya gerhana tidak dapat diamati. Berawan saja cukup sulit diamati apalagi ketika sudah hujan," ujarnya, saat dihubungi Kompas.com, Minggu (6/11/2022).

Andi menuturkan, solusi terbaik adalah menunggu cuaca kembali cerah dan hujan reda.

Selanjutnya, mengecek apakah fase gerhana masih total, parsial, atau sudah penumbral.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved