Asam Lambung
Begini Perbedaan Nyeri Dada Akibat Asam Lambung dan Nyeri Dada Akibat Serangan Jantung
Bagi masyarakat awam tidak bisa membedakan gejala serangan jantung dan nyeri di dada akibat asam lambung.
Penulis: Andra Prabasari | Editor: Pujiono JS
TRIBUNBANYUMAS.COM- Bagi penderita asam lambung pasti pernah mengalami gejala seperti nyeri dan sensasi panas di dada.
Namun bagi masyarakat awam tidak bisa membedakan gejala serangan jantung dan nyeri di dada akibat asam lambung.
Gejala serangan jantung adalah nyeri dada yang diiringi dengan sesak napas serta berkeringat dingin.
Bila nyeri dada masih muncul setelah meminum obat asam lambung, kemungkinan ini merupakan gejala serangan jantung.
Baca juga: Manfaat Daun Kelor untuk Kesehatan, Terutama Menyembuhkan Gejala Asam Lambung
Serangan jantung disebabkan oleh pembulu darah yang mengalirkan ke jantung tersumbat, yang mencegah darah dan oksigen ke jantung, sehingga jantung tidak berfungsi baik dan mengakibatkan fatal.
Apa perbedaan gejala asam lambung dan serangan jantung?
Pada kasus asam lambung nyeri dada akibat naiknya asam ke kerongkongan, meski timbul rasa panas dan nyeri di dada, konsisi ini tidak berdampak pada jantung.
Hal ini karena kerongkongan dan jantung berdekatan, dan membuat orang sering keliru menganggap nyeri dada akibat dari serangan jantung.
Salah satu ciri nyeri dada akibat asam lambung adalah disertai rasa pahit di lidah dan perut berasa begah dan kembung.
Sedangkan serangan jantung ciri-ciri tersebut tidak ada, karena nyeri dada akibat seranan jantung memiliki sensasi rasa sakit yang berbeda.
Sedangkan gejala nyeri dada akibat serangan jantung terasa dadanya sedang di tekan kuat, remasan yang hebat, sehingga membuat tidak nyaman.
Selain itu nyeri dada akibat serangan jantung disertai mual, sesak napas keringat dingin, dan terasa lelah.
Baca juga: Benarkah Air Lemon yang Asam Bisa Menetralkan Asam Lambung? Begini Penjelasannya
Gejala nyeri dada akibat serangan jantung lebih umum dialami pria daripada wanita, pada umumnya wanita mengalami serangan jantung dengan gejala sakit di lengan, leher, dan rahang.
Meski Anda dapat mengonsumsi obat untuk mengatasi gejala asam lambung, Anda perlu melakukan pemeriksaan lebih lanjut agar tidak semakin parah.
Serangan jantung dan asam lambung membutuhkan perhatian lebih, karena penyakit tersebut dapat mengakibatkan kematian.
Selain melakukan pemeriksaan, pastikan Anda menjalankan pola hidup sehat agat terhindar dari berbagai macam penyakit, kurangi makanan yang memicu asam lambung dan penyakit jantung seperti berlemak, berminyak, pedas, asam, manis dan alkohol.
Terapkan aktivitas fisik secara teratur agar tubuh menjadi bugar dan sehat, hindari juga kebiasaan merokok.
ADR
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/nyeri.jpg)