Berita Pekalongan
Reklame Bergambar Pakaian Dalam di Pekalongan Tuai Kontroversi, Ternyata Tak Berizin, Kok Bisa?
Iklan detergen yang ada dalam reklame itu memuat materi gambar pakaian dalam yang sedang dijemur. Pemkab Pekalongan menuturkan reklame tidak berizin.
TRIBUNBANYUMAS.COM, PEKALONGAN - Papan reklame bergambar pakaian dalam di jalur Pantura Wiradesa, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah menuai protes warga.
Pasalnya, iklan detergen yang ada dalam reklame itu memuat gambar pakaian dalam yang sedang dijemur.
"Warga yang melihat papan reklame tersebut bingung dan mau melaporkan ke siapa.
Jadi, masyarakat mengadu ke saya," kata Anggota DPRD Kabupaten Pekalongan Fraksi PAN Candra Saputra, kepada TribunBanyumas.com, Selasa, (1/10/2022).
Baca juga: Tak Mau Membelikan Rokok, Pemilik Salon di Pekalongan Ditusuk Kekasih di Bagian Leher

Menurutnya, warga yang mengadu rata-rata beralasan karena, gambar tersebut kurang etis dan kurang sopan.
"Saya cek ke lokasi dan memang benar, iklan itu tidak mendidik sekali," ujarnya.
Pihaknya yang selaku anggota dewan dari daerah pemilihan (dapil) Wiradesa meminta Pemkab Pekalongan melalui dinas terkait dan satpol PP memberi sanksi serta mencopot iklan di reklame yang ada di Pantura Wiradesa tersebut.
Sementara itu, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kabupaten Pekalongan, Edy Herijanto mengatakan, bahwa papan reklame tersebut di bawah wewenang Pemprov Jateng.
Tapi, pengurusan izin bisa melalui DPM-PTSP Kabupaten Pekalongan.
Baca juga: Miris! Bangunan SD di Pekalongan Rusak Parah, Masih Dipakai, saat Hujan Siswa Pindah ke Ruangan Lain
Ia pun membenarkan bahwa isi reklame atau materi iklan dalam reklame jumbo tersebut tidak etis.
"Sudah saya lihat, materi iklan itu belum berizin.
Saya juga tidak pernah, mengeluarkan izin pemuatan iklan tersebut," kata Edy Herijanto saat dihubungi TribunBanyumas.com.
Menurutnya, soal materi iklan, apabila izin pasti ada proses sortir.
Edy juga tidak tahu soal mengapa gambar itu bisa lolos.
Baca juga: Tubuh Seorang Wanita Ditemukan di dalam Sumur di Pekalongan, Sebelumnya Berpamitan dengan Suami
"Saya akan melakukan pembahasan terkait penindakan reklame itu.