Senin, 4 Mei 2026

Banjir Cilacap

Banjir di Patimuan Surut, Lalu Lintas Cilacap-Pangandaran Kembali Normal

Banjir yang merendam wilayah Kecamatan Patimuan, Kabupaten Cilacap, berangsur surut, Kamis (27/10/2022).

Tayang:
Penulis: Pingky Setiyo Anggraeni | Editor: rika irawati
ISTIMEWA/BPBD Sidareja Cilacap
Pekerja membuat tanggul darurat dari tumpukan sak pasir, Rabu (26/10/2022), untuk menghalau limpasan air Sungai Citanduy yang sempat menggenangi jalan nasional dan membuat arus lalu lintas Cilacap-Pangandaran lumpuh total. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, CILACAP - Banjir yang merendam wilayah Kecamatan Patimuan, Kabupaten Cilacap, berangsur surut, Kamis (27/10/2022).

Bahkan, ruas jalan nasional penghubung Cilacap-Pangandaran yang sempat terendam banjir, sudah bisa dilalui kendaraan.

Gatot Arif Widodo, Analisis Kebencanaan BPBD Cilacap menuturkan, banjir di Patimuan mulai surut sejak Kamis dini hari.

Kendaraan sudah dapat melintasi jalan penghubung Jawa Tengah dan Jawa Barat itu sejak pukul 03.00 WIB.

"Untuk banjir di Patimuan, sudah berangsur surut. Kemudian, untuk jalan, juga sudah bisa dilalui kendaraan sejak pukul 03.00 WIB tadi," kata Gatot saat dihubungi, Kamis.

Baca juga: Anak Sungai Citanduy Meluap, Jalur Cilacap-Pangandaran Lumpuh Total

Baca juga: Pemkab Cilacap Kebut Huntara bagi 24 KK Korban Tanah Gerak di Karanggintung, Siap Huni Akhir Tahun

Baca juga: Mayat Pria Tua Tergeletak di depan Pos Ronda Kelurahan Gunungsimping Cilacap

Menurut Gatot, di jalan nasional, genangan banjir juga sudah hilang alias surut total.

"Kondisi jalan, saat ini, sudah surut total," katanya.

Sebelumnya, jalan penghubung dua provinsi itu sempat terendam banjir dengan kedalaman hingga 1 meter di titik tertentu.

Para pengendara yang akan melintasi jalan tersebut sempat dialihkan ke Banjarpatroman dan Menganti karena kondisi arus lalu lintas yang lumpuh total akibat banjir.

Banjir yang merendam Kecamatan Patimuan, tepatnya di Jembatan Pelimpahan, pada Rabu (26/10/2022) kemarin, disebabkan limpasan air Sungai Citanduy yang mengalir di sebelah barat wilayah Patimuan.

Banjir tersebut diakibatkan meningkatnya debit air Sungai Citanduy setelah hujan berintensitas tinggi mengguyur wilayah itu. (*)

Baca juga: Pergerakan Tanah di Karangreja Purbalingga Masih Terjadi, Setiap 10 Menit Tanah Turun 1 Sentimeter

Baca juga: Pencari Rumput Hanyut saat Seberangi Sungai Pekacangan Purbalingga, Tim SAR Gabungan Sisir Lokasi

Baca juga: Adu Banteng Truk dan Minibus di Kebumen, Sopir Sempat Terjepit sebelum Dilarikan ke Rumah Sakit

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved