Banjir Cilacap
Cilacap Bagian Timur Kembali Banjir, 9 Desa Terdampak
Sebanyak 9 desa di Cilacap bagian timur kembali terendam banjir akibat hujan lebat yang terjadi sejak Rabu (12/10/2022).
TRIBUNBANYUMAS.COM, CILACAP - Sebanyak 9 desa di Cilacap bagian timur kembali terendam banjir akibat hujan lebat yang terjadi sejak Rabu (12/10/2022).
Ketinggian air bah bervariasi antara 20 hingga 70 sentimeter.
Gatot Arief Widodo, Kepala Pusat Data dan Informasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Cilacap, menyebutkan ada 9 desa di lima kecamatan yang terdampak akibat hujan deras ini, yaitu Kecamatan Maos, Kecamatan Kroya, Kecamatan Sampang, Kecamatan Adipala, dan Kecamatan Nusawungu.
Baca juga: Tujuh Rumah Warga Karangkemiri Cilacap Dikosongkan, Retak dan Membahayakan Akibat Pergerakan Tanah
Baca juga: Aktivitas Pertanian Lumpuh akibat Banjir, Warga Karangbawang Cilacap Berharap Bantuan Makanan
Baca juga: 143 Rumah di Lima Kecamatan di Cilacap Rusak Tersapu Angin, 1 Rumah Rata dengan Tanah
Menurut Gatot Arief, Wilayah terdampak paling parah berada di Kecamatan Kroya dengan jumlah lima desa, yaitu Desa Mujur Lor, Mujur, Gentasari, Kedawung, Sikampuh.
Di kecamatan tersebut total terdapat 1.159 kepala keluarga yang terdampak. Sebagian di antaranya terpaksa harus mengungsi.
"Di Desa Mujur ada 23 KK atau sekitar 98 jiwa yang mengungsi di rumah saudara. Sedangkan di Desa Sikampuh sudah surut," ujar Gatot.
Gatot mengatakan, banjir juga dilaporkan telah surut di Kecamatan Maos, Sampang, dan Adipala.
Diberitakan sebelumnya, banjir dan longsor melanda Kabupaten Cilacap, Sabtu (8/10/2022) pekan lalu.
Total sebanyak 15.496 jiwa di 40 desa dan 15 kecamatan terdampak. Banjir mulai surut pada Selasa (11/10/2022) sehingga pengungsi di Cilacap bagian barat mulai kembali ke rumah. (***)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Sebagian Wilayah Cilacap Kembali Terendam Banjir