Banjir Cilacap
Aktivitas Pertanian Lumpuh akibat Banjir, Warga Karangbawang Cilacap Berharap Bantuan Makanan
Warga RT 03 RW 06 Dusun Karangbawang, Desa Kawunganten, Kecamatan Kawunganten, Kabupaten Cilacap, berharap bantuan makanan pasca-banjir, Rabu.
Penulis: Pingky Setiyo Anggraeni | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS.COM, CILACAP - Warga RT 03 RW 06 Dusun Karangbawang, Desa Kawunganten, Kecamatan Kawunganten, Kabupaten Cilacap, berharap bantuan makanan pasca-banjir yang menggenangi wilayah tersebut sejak Sabtu (8/10/2022).
Rabu (12/10/2022), banjir di permukiman mulai surut namun masih menggenangi areal persawahan.
"Mayoritas warga kan bertani, sawahnya terendam banjir jadi ngga, bisa kerja, semua lumpuh. Kalau sekarang, bantuan yang dibutuhkan berupa makanan, kalau pakaian aman," kata Ketua RT 03 RW 06 Desa Kawunganten, Didi Supriadi, Rabu.
Didi mengungkapkan, ada 44 kepala keluarga (KK) atau 102 jiwa terdampak banjir.
Baca juga: 143 Rumah di Lima Kecamatan di Cilacap Rusak Tersapu Angin, 1 Rumah Rata dengan Tanah
Baca juga: Sambangi SD Al Irsyad Cilacap, Anggota Polres Cilacap Ajak Siswa Tertib Berlalu Lintas sejak Dini
Mereka sempat mengungsi namun pada Selasa (11/10/2022), warga nekat pulang meski air masih menggenangi rumah setinggi 10-60 sentimeter.
"Kalau air sebenarnya sudah surut sekitar 20 centimeter, tapi kondisinya kan rumah warga masih terendam. Mereka maksa pulang, pada minta kembali ke rumah," kata Didi.
Namun, ada pula warga yang masih mengungsi ke rumah saudara di wilayah lain.
Didi mengatakan, akibat banjir, beberapa warga sempat mengalami gangguan kesehatan berupa demam dan gatal-gatal.
Gangguan kesehatan mereka telah tertangani saat petugas kesehatan dari Puskesmas Kawunganten diterjunkan ke lokasi pengungsian.
"Warga di sini keluhannya demam sama gatal-gatal, mungkin karena warga seringnya bolak-balik jalan di air, kemudian faktor cuaca juga," jelasnya.
Baca juga: BPBD Jateng Sebut Dampak Banjir Cilacap Telah Tertangani
Baca juga: UPDATE Banjir Cilacap, Masih Ada 4 Kecamatan Terendam, Kelompok Rentan Jadi Fokus Penanganan Banjir
Hari ini, warga mulai membersihkan rumah setelah banjir mulai surut.
Diberitakan sebelumnya, banjir melanda Kawunganten sejak Sabtu.
Selain merendam permukiman, banjir juga menggenangi puluhan hektar sawah di wilayah tersebut.
Petani harus merasakan pilu karena banjir membuat mereka gagal panen.
Ketinggian air di areal persawahan berkisar antara 1 hingga 2 meter. (*)
Baca juga: Apakah Vertigo Disebabkan Naiknya Asam Lambung? Begini Penjelasannya
Baca juga: Menikmati Kesegaran Air Alami dan Suasana Alam yang Hijau di Curug Ceheng, Sumbang, Banyumas
Baca juga: Dua Kasus Kecelakaan Lalu Lintas di Sragen Akibatkan Dua Orang Tewas, Dimana Saja?
Baca juga: Tiga Prajurit TNI Diperiksa, Diduga Terkait Pembunuhan Pegawai Bapenda Semarang Iwan Budi