Minggu, 3 Mei 2026

Liga 3 Jateng

39 klub Liga 3 Jateng Siap Didiskualifikasi Jika Pendukung Rusuh

Sebanyak 39 tim yang berlaga di Liga 3 Jawa Tengah 2022 siap didiskualifikasi dari kompetisi jika terjadi kerusuhan pendukung

Tayang:
tribunbanyumas.com/ariel
Ketua Asprov PSSI Jateng, Yoyok Sukawi (kedua kiri) dan Sales Operational Manager PT Taisho Christianto, Budi Raharjo berfoto bersama usai menggelar jumpa pers pembukaan Conterpain Liga 3 Jawa Tengah 2022 di Push Up Cafe, Kota Semarang, Senin (15/8/2022). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Sebanyak 39 tim yang berlaga di Liga 3 Jawa Tengah 2022 menandatangani pakta integritas yang menyatakan siap didiskualifikasi dari kompetisi jika terjadi kerusuhan pendukung saat pertandingan.

Baca juga: Liga 3 Resmi Dihentikan Sementara, Persibas Banyumas Belum Tentukan Nasib Pemain

Baca juga: Asprov PSSI Jateng Tunda Semua Laga Liga 3 Selama Sepekan, Bentuk Duka Tragedi Kanjuruhan Malang

Ketua Asosiasi PSIS Provinsi Jawa Tengah, A.S.Sukawijaya, di Semarang, Kamis, mengatakan, pakta integritas tersebut merupakan salah satu upaya mencegah terulangnya tragedi Kanjuruhan saat Liga 3 di provinsi ini bergulir.

Pakta integritas itu adalah salah satu hasil dari rapat koordinasi antara Asprov PSSI Jawa Tengah dengan 39 peserta Liga 3 Jawa Tengah di Hotel Plaza Semarang, Kamis (6/10/2022).

Rakor ini membahas penundaan sementara kompetisi Liga 3 Jateng imbas dari tragedi Kanjuruhan.

Saat ini, kompetisi Liga 3 Jateng sudah memasuki matchweek ketiga. Namun seiring tragedi yang terjadi di Stadion Kanjuruhan Malang, maka Asprov PSSI Jateng menunda untuk sementara kompetisi Liga 3 Jateng.

Hadir dalam rakor ini, 39 klub peserta Liga 3 Jateng. Selain itu, hadir juga Direktur Intelkam Polda Jateng, Kombes Pol Kukuh Kalis Susilo.

Salah satu poin pokok dalam rapat koordinasi ini yakni perihal penandatanganan Pakta Integritas antara 39 klub peserta Liga 3 Jateng dengan Asprov PSSI Jateng perihal pembinaan suporter. Seluruh tim peserta sepakat dengan Pakta Integritas ini.

Dalam Pakta Integritas ini, disepakati jika terjadi kerusuhan di salah satu klub peserta, maka hukuman maksimal yang diberikan adalah diskualifikasi dari kompetisi Liga 3 Jateng.

"Selama kemarin (pelaksanaan Liga 3 Jateng) seperti apa, dan selama penundaan ini seperti apa. Yang terakhir, kami semuanya 39 klub bersama Asprov sepakat membuat Pakta Integritas. Isinya, 39 klub sepakat melakukan pembinaan kepada suporter masing-masing," Ketua Asprov PSSI Jawa Tengah, Yoyok Sukawi, panggilan akrab A.S. Sukawijaya.

Yoyok menjelaskan, upaya tegas ini dilakukan berkaca dari kejadian di Stadion Kanjuruhan, Malang.

"Supaya suporter tidak melakukan tindakan anarkis yang merugikan klub. Kami sepakat dalam Pakta Integritas, apabila liga kembali berjalan lalu terjadi chaos atau kerusuhan yang disebabkan oleh pendukung dari salah satu klub, maka klub bersedia dihukum maksimal atau diskualifikasi dari Liga 3," kata Yoyok.

Iklan untuk Anda: Ibu Rumah Tangga Ditemukan Dalam Perut Ular Raksasa: Rekamannya shocking!
Advertisement by
"Ini kita lakukan untuk memberikan efek jera," jelasnya.

Yoyok menambahkan, dengan adanya Pakta Integritas ini, ketika kompetisi Liga 3 kembali digulirkan, pihak Asprov Jateng ingin mewujudkan rasa aman bagi seluruh penonton yang hadir.

"Sekarang saatnya kita berubah, kita berikan rasa nyaman untuk menonton Liga 3. Karena hukumannya cukup berat (Jika terjadi kerusuhan)," kata Yoyok.

Langkah tegas ini juga diharapkan untuk menyadarkan suporter.

Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved