Liga 3 Jateng

Siap Kick Off, Pemain Persibas Banyumas Pulang Lagi Usai Dapat Kabar Laga vs PSIW Wonosobo Ditunda

Skuad Persibas Banyumas balik kanan setelah mendapat kabar penundaan laga Liga 3 Jateng, Minggu (2/10/2022).

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: rika irawati
BOLASPORT.COM/TOMMY NICOLAS
Sepak bola Indonesia berduka. Sedikitnya 129 orang tewas dalam kerusuhan usai laga Arema FC vs Persebaya Surabaya dalam laga lanjutan Liga 1 di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu (1/10/2022) malam. Bentuk rasa duka, seluruh laga Liga 3 Jateng ditunda, termasuk laga Persibas Banyumas vs PSIW Wonosobo yang sedianya digelar di Stadion Soemitro Kolopaking, Banjarnegara, Minggu (2/10/2022). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Skuad Persibas Banyumas balik kanan setelah mendapat kabar penundaan laga Liga 3 Jateng, Minggu (2/10/2022).

Saat kabar tersebut diterima, para pemain Persibas Banyumas sudah tiba di Stadion Soemitro Kolopaking, Banjarnegara, untuk bermain melawan PSIW Wonosobo.

Seperti diketahui, Asprov PSSI Jateng menunda semua laga Liga 3 Jateng selama sepekan sebagai bentuk duka atas tragedi Kanjuruhan Malang.

Keputusan ini diambil dalam rapat darurat exco yang digelar Minggu siang.

Baca juga: Asprov PSSI Jateng Tunda Semua Laga Liga 3 Selama Sepekan, Bentuk Duka Tragedi Kanjuruhan Malang

Baca juga: Laga Persibat Batang vs PSISa Salatiga Sore Ini Ditunda, Imbas Tragedi di Kanjuruhan Malang

Sekretaris Umum Persibas Timbul mengatakan, surat resmi penundaan laga dari Asprov PSSI Jateng diterima pukul 14.00 WIB.

"Semua liga 1 2 3 ditunda. Posisi kami sudah di stadion, sudah siap kick off."

"Tapi, mau tidak mau, pulang karena harus ikut aturan," terangnya kepada Tribunbanyumas.com.


Timbul mengatakan, saat penundaan laga diumumkan, banyak pula suporter yang telah datang di stadion.

Mereka akhirnya diarahkan aparat untuk pulang.

Sementara, pelatih Persibas Banyumas Ispriyanto mengatakan, kejadian di Kanjuruhan adalah hal yang luar biasa.

"Ini adalah kejadian luar biasa dan di luar dugaan."

"Suporter bagian dari persepakbolaan. Nilai fairplay harus dijunjung tinggi," terangnya.

Baca juga: Terungkap, Alasan PSSI Tetap Menggelar Laga Arema FC vs Persebaya Surabaya pada Malam Hari

Baca juga: Presiden Jokowi Perintahkan PSSI Hentikan Liga 1 dan Minta Kapolri Usut Kerusuhan Arema vs Persebaya

Ia mengatakan, sepakbola sejatinya hiburan dan permainan.

Terlepas banyak perubahan sepak bola tapi sangat penting mengedukasi suporter terkait sikap fanatisme.

"Harapan untuk menang memang besar. Akan tetapi, main sebaik apapun, pasti akan ada menang atau kalah."

Halaman
12
Sumber: Tribun Banyumas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved