Berita Purbalingga

Pemprov Jateng Beberkan Fakta Siswa SMK Negeri 1 Karangjambu Purbalingga yang Belajar di Kios Pasar

Disdikbud Jateng membeberkan sejumlah fakta terkait ratusan siswa SMK Negeri 1 Karangjambu, Purbalingga yang terpaksa belajar di kios pasar.

ISTIMEWA/SMK Negeri 1 Karangjambu Purbalingga
Siswa SMK Negeri 1 Karangjambu Purbalingga mengikuti pelajaran di dalam ruko di kawasan Pasar Desa Purbasari, Kecamatan Karangjambu, Purbalingga, Senin (26/9/2022). Mereka mendapat pinjaman ruko di kawasan pasar lantaran tak memiliki gedung sekolah. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURBALINGGA - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Jawa Tengah (Jateng) membeberkan sejumlah fakta terkait ratusan siswa SMK Negeri 1 Karangjambu, Purbalingga, Jawa Tengah yang terpaksa belajar di kios atau ruko sempit milik Pasar Desa Purbasari.

Ratusan siswa SMK Negeri tersebut harus belajar di ruko pasar lantaran gedung yang sebelumnya ditempati yakni di SMP Karangjambu dilakukan renovasi atau rehab.

Ya, SMK Negeri 1 Karangjambu merupakan sekolah satu atap dengan SMP Karangjambu.

Kepala Disdikbud Jateng, Uswatun Hasanah mengungkapkan, sejak awal, yakni saat level pendidikan SMK masih dipegang pemerintah kabupaten, sudah satu atap (satap) dengan SMP.

Baca juga: Siswa SMK di Purbalingga Belajar di Kios Pasar, Ganjar: Nggak Papa Diviralkan, Tanggung Jawab Saya

Siswa SMK Negeri 1 Karangjambu Purbalingga melaksanakan kegiatan belajar mengajar di kawasan Pasar Desa Purbasari, Kecamatan Karangjambu, Purbalingga, Senin (26/9/2022). Mereka mendapat pinjaman ruko di kawasan pasar lantaran tak memiliki gedung sekolah.
Siswa SMK Negeri 1 Karangjambu Purbalingga melaksanakan kegiatan belajar mengajar di kawasan Pasar Desa Purbasari, Kecamatan Karangjambu, Purbalingga, Senin (26/9/2022). Mereka mendapat pinjaman ruko di kawasan pasar lantaran tak memiliki gedung sekolah. (ISTIMEWA/SMK Negeri 1 Karangjambu Purbalingga)

Sejak berdiri 14 tahun lalu, sekolah tersebut belum memiliki lahan dan bangunan.

"Jadi memang sejak dulu belum punya gedung," kata Uswatun kepada TribunBanyumas.com, Kamis (29/9/2022).

Menurutnya, jika bangunan SMP sudah selesai direnovasi, siswa SMK Negeri 1 Karangambu akan kembali gedung semula, tidak lagi di ruko pasar.

"Itu hanya sementara karena SMP sedang direhab.

Begitu selesai November, akan kembali, semua ada kesepakatan," bebernya.

Ketika ditanya terkait rencana pembangunan gedung untuk SMK Negeri 1 Karangjambu, Uswatun menuturkan ada kendala terkait lahan.

Namun demikian, Pemprov Jateng tengah berupaya agar ada pelimpahan tanah aset desa ke provinsi.

"Adanya tanah desa, saat ini sedang pengupayaah dilimpahkan ke provinsi.

Tentu akan koordinasi dengan bupati, doanya saja, semoga lancar," ucap perempuan peraih doktoral pendidikan dari Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo ini.

Baca juga: Tak Punya Gedung Sekolah, Siswa SMK Negeri 1 Karangjambu Purbalingga Mengikuti Kelas di Ruko Pasar

Uswatun berharap tahun depan sudah dimulai pembangunan sekolah dengan mempertimbangkan kajian utamanya terkait pelimpahan tanah desa ke aset provinsi.

Diberitakan sebelumnya, ratusan siswa SMK Negeri 1 Kecamatan Karangjambu, Kabupaten Purbalingga, terpaksa belajar di rumah toko (ruko) sempit milik Pasar Desa Purbasari.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banyumas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved