Berita Blora

Pemotongan BLT Terjadi Lagi di Blora, Kali Ini Dialami Penerima BLT Dana Desa

Dugaan pungutan kepada penerima bantuan langsung tunai (BLT) terjadi lagi di Blora. Kali ini, dilakukan kepada penerima BLT Dana Desa (DD).

Editor: rika irawati
Tangkap Layar Video
Seorang perangkat desa di Blora menarik uang dari penerima BLT DD sebesar Rp300 ribu. Diduga, peristiwa ini terjadi di Desa Keser, Kecamatan Tunjungan, Kabupaten Blora. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BLORA – Dugaan pungutan kepada penerima bantuan langsung tunai (BLT) terjadi lagi di Blora. Kali ini, dilakukan kepada penerima BLT Dana Desa (DD).

Setiap penerima BLT dipotong hingga Rp300 ribu.

Video terkait pemotongan BLT DD ini pun viral di media sosial.

Tampak dalam video berdurasi 2 menit 11 detik, terjadi percakapan antara penerima BLT DD dengan seorang perangkat desa setempat.

"Mas Andi dapat BLT ya?" ucap pria perekam video tersebut.

"Nggih (iya)," jawab pria yang diduga bernama Andi, yang dimaksud pria perekam tersebut.

"Nyumbang seratus?" tanya pria perekam lagi.

"Arisan ini," timpal pria yang ditanya.

Baca juga: Istri Kadus di Blora Diduga Potong BLT BBM Warga, Setiap Orang Setor Rp20 Ribu

Baca juga: Terungkap! Ada Kepala Desa di Blora Terdata Terima BLT BBM

Selain itu, tampak wanita paruh baya dalam video berbaju oranye berkerudung abu-abu, mengaku setiap kali menerima BLT DD, dipotong Rp 300 ribu.

"Berarti, setiap kali dapat bantuan, dipotong 300 mbak?" tanya pria perekam video.

"Rp100 ribu untuk desa, Rp200 ribu untuk RT," ucap seorang perangkat desa dalam video tersebut.

"Saling berbagi mawon (saja, red)," ucap ibu berkerudung abu-abu tersebut.

Pria perekam video itu mengatakan, sebenarnya, uang BLT DD itu tidak pantas dipotong.

"Kasian karena untuk wong cilik (rakyat miskin), tidak pas," ujarnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved