Pegawai Bapenda Semarang Hilang

Pemkot Semarang Janji Biayai Pendidikan Anak Iwan Budi, Pegawai Bapenda yang Tewas Dibunuh

Pemerintah Kota Semarang tidak lepas tangan terhadap nasib anak pegawai Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Semarang, Iwan Budi.

Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: rika irawati
TribunJateng.com/Istimewa dan KOMPAS.com/Muchammad Dafi Yusuf.
Kolase foto pegawai Bapenda Kota Semarang Iwan Budi (kiri) dan lokasi kejadian penemuan jenazah yang terbakar di Kawasan Pantai Marina, Kota Semarang, Jumat (9/9/2022). Pemkot Semarang berjanji menanggung biaya pendidikan anak Iwan Budi hingga selesai. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Pemerintah Kota Semarang tidak lepas tangan terhadap nasib anak pegawai Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Semarang, Iwan Budi.

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi berjanji membantu biaya pendidikan anak-anak korban pembunuhan, itu.

Iwan Budi dilaporkan hilang sejak 24 Agustus 2022. Tubuhnya ditemukan terbakar 100 persen di lahan kosong di kawasan Marina pada 8 September 2022.

Hendi, sapaan wali kota, mengaku telah menemui keluarga Iwan Budi di rumah duka.

Baca juga: Sebelum Hilang, Pegawai Bapenda Semarang Iwan Budi Terekam CCTV di Kawasan Marina. Bertemu Siapa?

Baca juga: Sisir Lokasi Mayat, Polisi Temukan Pisau Diduga Alat Membunuh Pegawai Bapenda Semarang Iwan Budi

Dia meminta keluarga bisa berkomunikasi dengan Pemerintah Kota Semarang.

"Karena paseduluran, saya sampaikan kepada Bu Iwan dan putra-putrinya, apapun kesulitannya, sudah berkomunikasi. Termasuk, kami sudah bersepakat, semua pembiayaan sekolah putra-putrinya Bu Iwan menjadi tanggungan kami, Pemerintah Kota Semarang, sampai selesai," terang Hendi, sapaan akrab wali kota, Selasa (20/9/2022).

Hendi mengungkapkan duka cita kepada keluarga Iwan Budi. Dia berharap, keluarga bisa kuat serta almarhum dilapangkan menuju surga.

Terkait hak-hak almarhum, menurutnya, akan diselesaikan oleh Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Semarang.

Baca juga: Kebiasaan Bagi Nasi Bungkus di Jalanan Semarang Bakal Hilang, Pemberi Bisa Didenda Rp1 Juta

Baca juga: Pelaku Pembunuhan Ibu dan Anak di Tol Semarang-Solo Km 425 Dituntut Hukuman Seumur Hidup

Bahkan, dia berencana mengumpulkan pegawai Pemkot Semarang untuk bergotong royong membantu keluarga almarhum.

"Nanti, untuk hak korban, akan diselesaikan BKPP terkait dengan gaji dan lainnya. Nanti, kalau memungkinkan kawan-kawan akan bergotong-royong membantu keluarga," paparnya.

Di sisi lain, dia meminta seluruh jajarannya di lingkungan Pemerintah Kota Semarang bisa mendukung upaya kepolisian agar bisa segera mengungkap kasus pembunuhan terhadap Iwan Budi.

"Saya minta kepada teman-teman pemkot untuk bisa mendukung data yang dibutuhkan kepolisian untuk mengungkap kasus ini," pintanya. (*)

Baca juga: Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg di Kudus Berlanjut, Pedagang Harus Beli Tabung 12 Kg agar Dapat Pasokan

Baca juga: Jenazah Ratu Elizabeth II Dikebumikan Bersama dengan Pangeran Philip

Baca juga: Terseret Longsoran saat di Kamar Rumah, Nenek 80 Tahun Ditemukan Tewas di Purwokerto Banyumas

Baca juga: Tarif Khusus Datang Lagi! Tiket KA Eksekutif Mulai Rp25 Ribu, Bisa Dibeli di KAI Access dan Loket

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved