Berita Bisnis
Permintaan Mobil Listrik Meningkat: Hyundai Kewalahan, Waktu Tunggu 1 Tahun. Wuling Andalkan Air EV
Instruksi Presiden Jokowi agar pemerintahan menggunakan mobil listrik mengdongkrak permintaan di Hyundai dan Wuling. Bahkan, inden mencapai 1 tahun.
Penulis: Idayatul Rohmah | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Instruksi Presiden Joko "Jokowi" Widodo agar pejabat pemerintahan menggunakan mobil listrik sebagai kendaraan dinas, mendongkrak permintaan kendaraan tersebut.
Bahkan, PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) yang memiliki unggulan mobil listrik Hyundai Ioniq 5, kewalahan melayani permintaan sehingga waktu tunggu atau inden mencapai 12 bulan.
"Peminat (masyarakat terhadap Hyundai Ioniq 5) banyak sekali, masyarakat semarang juga antusias. Waiting list SPK sudah banyak juga di Dealer Hyundai Puri Anjasmoro."
"Termasuk, kemarin, dari pemerintahan yang rencana ada program dari pemerintah khusus mobil dinas menggunakan mobil listrik," kata SPV Hyundai Puri Anjasmoro Mujiono di sela pameran BCA Expo Semarang di Marina Convention Center (MCC), Minggu (18/9/2022).
Baca juga: Gubernur Ganjar Memulai Penggunaan Mobil Listrik di Dinas ESDM Karanganyar
Baca juga: Marak Penggunaan Mobil Listrik sebagai Mobil Dinas, Bupati Banyumas: Lihat Juklak dan Juknis Dulu
Tingginya pemesanan membuat Hyundai terpaksa tak menghadirkan Hyundai Ioniq 5 dalam pameran.
Mereka tak ingin, antrean waktu tunggu peminat makin panjang lantaran Hyundai Ioniq 5 merupakan andalan Hyundai di sektor mobil listrik.
"Untuk Ioniq 5 memang tidak bisa kami display karena over inden. Sebenarnya, direncanakan ada test drive tapi tidak dikasih dari pihak ATPM (agen tunggal pemegang merek) karena semua unit didistribusukan untuk konsumen."
"Inden Ioniq 5 sekarang ini bisa 10-12 bulan," imbuhnya.
Dalam pameran itu, Hyundai hanya menghadirkan mobil konvensional unggulan, yakni Hyundai Stargazer dan Hyundai Creta yang menjadi tulang punggung penjualan Hyundai saat ini.
Mujiono mengatakan, Hyundai Ioniq 5 ditawarkan dengan harga mulai dari Rp 700-an juta.
Saat ini, Hyundai Ioniq 5 telah digunakan di Dinas ESDM Provinsi Jawa Tengah.
"Ioniq 5 itu hemat konsumsi bahan bakar (baterai), pajak tahunannya Rp1 juta yang akan diproyeksi untuk pemerintahan," imbuhnya.
Selain Hyundai, produsen mobil Wuling juga menyediakan mobil listrik.
Mereka menyiapkan Wuling Air EV. Dalam pameran tersebut, Wuling menurunkan lima unit Wuling Air EV untuk diperkenalkan kepada masyarakat.
Dua di antaranya ditampilkan di display dan tiga diturunkan untuk para pengunjung yang ingin melakukan test drive.