Haji 2022
Tiba di Tanah Air, 14.393 Jemaah Haji Positif Covid-19
Kementerian Agama (Kemenag) mencatat ada 14.393 jemaah haji yang terdeteksi positif Covid-19 setibanya di Indonesia.
TRIBUNBANYUMAS.COM, JAKARTA - Kementerian Agama (Kemenag) mencatat ada 14.393 jemaah haji yang terdeteksi positif Covid-19 setibanya di Indonesia.
Terkait hasil ini, Kepala Biro Humas Data dan Informasi (HDI) Kemenag Akhmad Fauzin, mengimbau jemaah dan keluarga tidak khawatir.
Sebaliknya, jemaah diminta fokus menjaga kesehatan dan tetap mematuhi protokol kesehatan.
"Seluruh jemaah Indonesia agar tetap tenang dan tidak khawatir terhadap perkembangan informasi terkait adanya jemaah yang terpapar Covid-19 dan adanya keharusan mengikuti antigen setibanya di Indonesia," pesan Akhmad Fauzin dikutip dari Kompas.com, Kamis (21/7/2022).
Baca juga: Jemaah Haji Cilacap Dijadwalkan Tiba di Asrama Donohudan 3 Agustus 2022, Tak Ada Karantina
Baca juga: Sebelum Pulang ke Rumah, Jemaah Haji Diharapkan Terima Vaksinasi Booster di Asrama Haji
Jemaah juga diminta disiplin dan mematuhi protokol kesehatan di berbagai kesempatan, termasuk pentingnya memakai masker saat bersama jemaah lain, baik di Masjid Nabawi maupun Masjidil Haram.
Jemaah haji juga diminta memakai masker selama penerbangan di pesawat hingga sampai debarkasi.
"Tetap terapkan proktokol kesehatan untuk mengantisipasi terjadinya paparan Covid-19. Menjaga prokes, memakai masker, mencuci tangan, menghindari kerumunan yang terlalu dekat. Itu bagian dari ikhtiar kita supaya tidak terkena Covid-19," terangnya.
Selain para jemaah, Fauzin juga meminta keluarga agar tidak panik terhadap kondisi jemaah di Tanah Suci.
Pasalnya, di sana, penanganan hingga perawatan intensif para jemaah ditangani baik.
"Keluarga juga tidak perlu khawatir terhadap kondisi jemaah yang sedang berhaji, baik yang masih di tanah suci maupun yang dalam perjalanan pulang ke Indonesia," sambungnya.
Wajib Antigen
Sesampainya di Indonesia, seluruh jemaah haji harus melalui skrining antigen.
Tes antigen adalah ketentuan baru yang ditetapkan Pusat Kesehatan Haji Kementerian Kesehatan.
Semula, tes antigen hanya dilakukan secara acak kepada 10 persen dari jemaah di tiap kloter.
Perubahan kebijakan ini tidak terlepas dari adanya 14.393 jemaah haji yang dilaporkan positif Covid-19 setelah dilakukan pemeriksaan setibanya di debarkasi haji.
Baca juga: Alhamdulillah, Seluruh Jemaah Haji Asal Jepara Sudah Tiba Selamat
Baca juga: Tiba di Indonesia Mulai Hari Ini, Jemaah Haji Tak Perlu Jalani Karantina 21 Hari
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/jemaah-haji-menjalani-swab-antigen-di-asrama-haji-donohudan-boyolali.jpg)