Berita Solo

Orangtua Siswa MTs Negeri 1 Surakarta Sambat, Diminta Bayar Infaq Rp 5 Juta

Orangtua murid MTs Negeri 1 Surakarta (Solo) mengeluhkan kewajiban membayar uang infaq yang ditentukan sekolah lewat komite sekolah.

Penulis: Muhammad Sholekan | Editor: rika irawati
ISTIMEWA
Form surat pernyataan kesedian orangtua atau wali murid MTs N 1 Surakarta membayar infaq Rp 5 juta untuk pembebasan lahan parkir sekolah. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SOLO - Orangtua murid MTs Negeri 1 Surakarta (Solo) mengeluhkan kewajiban membayar uang infaq yang ditentukan sekolah lewat komite sekolah.

Pasalnya, nominal infaq tersebut ditentukan sebesar Rp 5 juta per siswa.

"Sangat keberatan (dengan jumlah tersebut, Red). Apalagi, kondisi pandemi dan krisis begini," ungkap DC (44), orangtua siswa dari Colomadu, Karanganyar.

Menurut DC, sebenarnya, di form atau surat pernyataan kesediaan membayar infaq, tak ada nominal tersebut.

Dalam form kolom nominal hanya berupa titik-titik atau bisa diisi sesuai kesediaan orangtua.

Nyatanya, ada pernyataan tak tertulis yang disampaikan dari pihak komite sekolah.

Baca juga: Ganjar: Pembangunan Fisik Jadi Sumber Pungutan Liar di Lingkungan Pendidikan

Baca juga: Polisi Ikut Tangani Kasus Dugaan Pungutan Sekolah di Banyumas

Baca juga: Warung Daging Anjing Masih Menjamur, Wali Kota Solo Gibran Bakal Panggil seusai Larangan Pemprov

Selain infaq, DC juga terbebani waqaf yang nilainya ditentukan jumlah dan batas waktu pembayarannya.

Dia menyampaikan, Komite Sekolah MTs Negeri 1 Surakarta yang seharusnya menjadi jembatan kepentingan antara wali murid dan madrasah, kenyataannya mandul.

Bahkan, komite sekolah dipilih bukan di antara orangtua siswa.

"Justru, komite menjadi alat bagi madrasah untuk melakukan hal-hal yang madrasah tidak boleh pungut," tegasnya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved