Berita Blora

Warga Blora Mendadak Jadi Miliarder, Lahan 4 Hektare Terkena Proyek Perluasan Bandara Ngloram

Sebanyak 22 warga Blora mendadak menjadi jutawan dan miliarder setelah tanah mereka terdampak perluasan Bandara Ngloram.

Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/Istimewa
Landasan pacu Bandara Ngloram Cepu, Blora, selesai dibangun. Pengelola bandara kembali melakukan perluasan dan memakan lahan milik warga. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BLORA - Sebanyak 22 warga Blora mendadak menjadi jutawan dan miliarder.

Ini terjadi lantaran tanah mereka di dekat bandara, terkena proyek perluasan Bandara Ngloram di wilayah Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora.

Salah seorang warga Desa Kapuan, Wahyu Agung Nugroho, mengaku mendapatkan uang ganti lahan lebih dari Rp 2 miliar.

"Dari hasil pembebasan lahan kemarin, untuk tahap ketiga ini, sekitar Rp 2,080 miliar, dengan luas 4.607 meter persegi," ucap Wahyu saat ditemui wartawan di Hotel Grand Mega Cepu, Rabu (13/7/2022).

Baca juga: Pihak Bandara Ngloram Blora Batasi Aktivitas Masyarakat di Sekitar Bandara, Ada Apa? 

Baca juga: Bandara Ngloram Blora Resmi Dibuka, Penumpang Citilink Disambut Tari Barongan

Padahal, lahan yang sempat dimilikinya tersebut merupakan hasil warisan dari pendahulunya.

Setelah menjadi seorang miliarder, Wahyu berencana memanfaatkan uang tersebut untuk membeli lahan pertanian di tempat lain.

"Di sini kan mayoritas petani, insyallah nanti kami ganti lahan untuk pertanian lagi, dan mungkin ada sebagian buat usaha," kata dia.

Pria berusia 40 tahun tersebut mengaku mendapatkan uang ganti untuk pembebasan lahan bandara, bukan yang pertama kalinya.

Sebab, Wahyu pernah mendapatkan uang ganti lahan sebanyak dua kali meskipun nominalnya tidak sebanyak saat ini.

"Saya sudah tiga kali ini kena terus. Sebelumnya, cuman 400 meter, kecil-kecil, nominalnya tahap pertama kena Rp 180 juta, tahap kedua kena 422 meter, dapat uangnya Rp 222 juta," jelas dia.

Baca juga: 4 Warga Blora Jadi Tersangka Dugaan Pemalsuan SK Seleksi Perades, Dua Orang Berstatus Kepala Desa

Baca juga: Berharap Tuntutan Hukuman Berkurang, Dua Polisi Blora Janji Kembalikan Uang Korupsi Rp 3,049 Miliar

Pembayaran pembebasan lahan Bandar Udara Ngloram Blora berlangsung di Hotel Grand Mega Cepu.

Ada 22 kepala keluarga (KK) mendapatkan ganti untung dengan total Rp 14 miliar.

Kepala Unit Kelas III Dewadaru Karimunjawa Ariadi Widiawan mengatakan, lahan untuk pembebasan kali ini luasnya mencapai 34.851 meter persegi.

"Luas lahan sekitar 3,4 hektar dengan nominal sekitar Rp 14 miliar," ucap Ariadi saat ditemui wartawan di lokasi, Rabu (13/7/2022).

Pada pembebasan lahan kali ini, uang ganti lahan untuk warga dibiayai anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN).

"Ini pembebasan untuk menunjang keselamatan penerbangan saja, bukan untuk pembangunan," kata dia. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Dapat Uang Ganti Lahan Perluasan Bandara Ngloram Rp 2 Miliar, Pria di Blora Berencana Lakukan Ini".

Baca juga: Harga Cabai Merah Besar di Pasar Kendal Bertahan Tinggi, Tembus Rp 90 Ribu Per Kilogram

Baca juga: Polresta Banyumas Musnahkan 800 Knalpot Brong, Pemilik Dikenai Tilang

Baca juga: Nyambi Jadi Copet, 5 Suporter Arema FC Ditangkap saat Laga Semifinal Piala Presiden di Semarang

Baca juga: Ketemu Siswa Baru SMP Negeri 1 Bukateja, Dinkominfo Purbalingga Ingatkan Etika Bermedia Sosial

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved