Berita Purbalingga
PTM di Purbalingga Mulai Digelar 100 Persen, Siswa Jalani Kurikulum Merdeka
Tahun ajaran baru 2022/2023 di Kabupaten Purbalingga dimulai hari ini, Senin (11/7/2022).
TRIBUNBANYUMAS.COM, PURBALINGGA - Tahun ajaran baru 2022/2023 di Kabupaten Purbalingga dimulai hari ini, Senin (11/7/2022).
Kegiatan belajar mengajar pun telah dilakukan secara tatap muka berkapasitas 100 persen.
Hal itu sesuai aturan PPKM Level 1 yang saat ini diterapkan di Kota Perwira.
Kasi Kurikulum dan Penilaian SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Purbalingga Agus Triyanto mengatakan, pembelajaran tahun ajaran baru ini menggunakan Kurikulum Merdeka.
Kurikulum Merdeka diterapkan untuk siswa baru kelas 7 di semua SMP serta kelas 1 dan 4 SD.
"Harapan kami, di tahun ajaran baru ini, meskipun berlahan, kami akan mencoba menerapkan Kurikulum Merdeka karena mau tidak mau semuanya sudah berubah," katanya dalam rilis, Senin.
Baca juga: Pelopori Kebiasaan Tak Lagi BAB Sembarangan, Desa Kasih Purbalingga Dapat Hadiah Ambulans Siaga
Baca juga: Pemkab Purbalingga Serahkan 18 Sapi Kurban ke 18 Desa, Bupati Tiwi: Semoa Memberi Barokan untuk Kita
Agus menambahkan, Kurikulum Merdeka difokuskan pada peningkatan kepribadian, keterampilan, dan pengetahuan siswa.
Nantinya, sistem pembelajaran akan tetap menggunakan pendekatan pembelajaran tatap muka di dalam kelas namun juga ada project based learning untuk menguatkan pencapaian profil pelajar Pancasila.
"Bahwa nanti ada yang namanya proyek, proyek itu ada sekitar 30 persen dari jam pelajaran, guru mengajarnya tidak dikelas tetapi di luar kelas dalam bentuk kegiatan, sesuatu yang ilmiah."
"Dan itu membutuhkan penjelasan yang rinci sehingga guru-guru harus benar-benar paham, tidak hanya konsep saja tetapi sudah mulai ke arah practical," lanjutnya.
Profil pelajar Pancasila sendiri merupakan harapan supaya para pelajar menjadi pengamal Pancasila yang handal.
Mampu bekerja sama, mandiri, beriman dan bertakwa, serta memahami perbedaan.
Baca juga: Bikin Resah Warga, Pria asal Kaligondang Purbalingga Diamankan dan Dibawa ke Rumah Sakit
Baca juga: Pastikan Ternak di Pasar Hewan Sehat, Polres dan Distan Purbalingga Cek hingga Semprot Disinfektan
Sebagai prioritas, di awal tahun ajaran baru, pembelajaran akan difokuskan pada lima hal, yaitu numerasi, literasi, kepribadian, iklim keamanan, dan iklim kebhinekaan.
Numerasi yaitu siswa diajak berpikir kritis dan logis dalam membuat perhitungan sederhana untuk menyelesaikan masalah.
Literasi, mereka diajak selalu membaca, tidak hanya membaca buku tetapi juga membaca fenomena.